Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Mayat Suami Istri Korban Perampokan Diotopsi
Sabtu, 13-07-2019 | 13:40 wib
Oleh : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Satuan Reserse Kriminal Polres Tuban, terus melakukan penyelidikan terkait tewasnya pasangan suami istri yang diduga dibunuh perampok. Saat ini tim medis dari RSUD dokter R Koesma Tuban, masih melakukan otopsi terhadap kedua jasad korban untuk mengetahui pasti kematian keduanya.

Pihak kepolisian dari Reserse Kriminal Polres Tuban, hingga kini masih menunggu hasil otopsi pasangan suami istri yang ditemukan tewas didalam rumahnya di Desa Plumpang, Kecamatan Plumpang,. Tuban, Jumat (12/7).

Tim medis dari Rumah Sakit Umum Daerah Dokter R Koesma Tuban, hingga kini masih melakukan otopsi di ruang jenazah RSUD setempat.

Otopsi ini dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Namun dari hasil olah TKP pihak kepolisian Jumat malam, pada kedua jasad ditemukan luka di kepala bagian belakang kepala yang dimungkinkan akibat benduran benda tumpul.

AKP Mustijat Priyambodo, Kasat Reskrim Polres Tuban, mengatakan, hingga kini tempat kejadian perkara masih steril dan dipasangi garis polisi. Warga dilarang masuk dan hanya diperbolehkan melihat diluar garis polisi.

"Selain itu, polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi dan memeriksa sejumlah rekaman CCTV yang ada disekitar lokasi kejadian," kata AKP Mustijat Priyambodo.

Seperti diberitakan sebelumnya, sepasang suami-istri pengusaha kasur warga Dusun Tanggungan, Desa Plumpang, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, tewas dibantai perampok rumahnya.

Mayat kedua korban ditemukan sang anak tergeletak bersimbah darah dalam dua gudang berbeda. (yos)

Berita Terkait


Mayat Suami Istri Korban Perampokan Diotopsi

Tragis, Suami Istri Pengusaha Kasur Tewas Dihabisi Perampok


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber