Berita Terbaru :
Cegah Pemudik, Warga Pasang Portal Pocong dan Keranda Mayat di Pintu Masuk Kampung
Kedapatan Akan Mudik, Satu Keluarga Asal Sidoarjo Diminta Putar Balik
Penjual Mercon Renteng Diamankan Saat Antar Barang
Tanpa Surat Sehat, Anies Pastikan Masyarakat Tidak Bisa Masuk Jakarta
Daging Ayam dan Sapi di Pacitan Sepi Pembeli
Ini Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja
Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Sebanyak 397 Warga Binaan Lapas Wanita Mendapat Remisi Idul Fitri
Pasokan Sepi, Harga Janur Kuning Kian Meroket di Lumajang
Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
   

Kekurangan Air, Harga Cabai Melambung
Ekonomi Dan Bisnis  Sabtu, 13-07-2019 | 08:10 wib
Reporter : Ahmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Musim kemarau yang terjadi beberapa bulan terakhir, membuat para petani cabai di Lumajang, mengaku kesulitan mendapatkan air. Petani mengaku harus bergiliran seminggu sekali utuk bisa mengairi tanaman mereka. Akibatnya, banyak tanaman cabai yang mati karena kekurangn air.

Meski tanaman cabainya kurang bagus, Bu Atin, petani asal Desa Bades, Kecamatan Pasirian ini, memanen cabainya setiap lima hari sekali. Maklum saja, harga cabai saat ini cukup mahal, sehingga ia dan anaknya harus bersabar untuk merawat tanamannya.

Begitu juga dengan Subekhan. petani asal Purut, Pasirian ini, harus melakukan perawatan ekstra agar tanaman cabainya bisa dipanen. Musim kemarau yang terjadi saat ini membuat tanamannya mati, karena kekurangan air. Untuk mendapatkan air, ia harus menunggu giliran setiap seminggu sekali.

Selain kekurangan air, para petani juga mengeluhkan harga obat yang sangat mahal. Tak heran, jika dua hal itulah yang membuat harga cabai saat ini melambung cukup tinggi dipasaran. (yos)

Berita Terkait

Harga Bawang Merah Tembus 60.000 Perkilo

Menteri Pertanian Jamin Harga Pangan Kebutuhan Pokok Jelang Ramadhan Stabil

Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Besar Pasuruan Menggila

Kondisi Harga Bahan Pokok Masih Stabil
Berita Terpopuler
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
Peristiwa  13 jam

Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Peristiwa  8 jam

Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Politik  11 jam

Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Malang Raya  12 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber