Berita Terbaru :
Terdakwa Kasus Watu Dakon Divonis 10 Bulan
Empat Staf Terpapar Covid 19, Kantor Dispenduk Capil Ditutup Sementara
16 Nakes RSUD Dr. Soedono Terkonfirmasi Positif Covid-19
KPU Gelar Tahapan Tanggapan Masyarakat Terkait DPS
Modus Cari Rongsokan, Seorang Pemuda Curi Motor Hingga Dikeroyok Warga
Pengungsi Syiah Kini Menjadi Jamaah Ahlussunah Wal Jamaah
Polsi Melakukan Kordinasi Dengan KPU Gesik Jelang Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati
Bunuh Akibat Cemburu, Tiga Tersangka Ditangkap
Machfud-Mujiaman Prioritaskan Pembangunan Pasar Jadi Nyaman, Aman, Sehat dan Murah
Innalillahi Wainnna Ilaihirrajiun, Mantan Bupati Kabupaten Gresik Dua Periode Meninggal Dunia
Sopir Ngantuk, Truk Terjun ke Jurang Sedalam 6 Meter
Bahaya, Lantai Sekolah Dasar Kemayoran 1 Bangkalan Bergetar
Jenazah Pria Paruh Baya Ditemukan di Dalam Kamar Mandi Pasar
Kelangkaan Elpiji 3 Kg Diduga Ada Permainan Oknum di Tingkat Bawah
Proyek Irigasi Sawah Diduga Salahi Spesifikasi
   

Bandar Pil Amatiran Ditangkap Polisi Gondanglegi
Peristiwa  Sabtu, 13-07-2019 | 04:05 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Pelaku Taufikurrahman mendapatkan barang dari wilayah Kota Malang hanya mengambil dalam bentuk tik berisi 5 butir dengan harga Rp 10 ribu, kemudian dijual ke pemesannya dengan isi 4 butir dengan harga Rp 10 ribu. Foto: Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Satreskrim Polsek Gondanglegi meringkus seorang pengedar pil koplo amatiran yang selama ini mengedarkan di wilayah Kabupaten Malang.

Pelaku Taufikurrahman (25) warga Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Pelaku belum lama menjadi pengedar, dan hanya membeli untuk dipakai sendiri. Namun lantaran bisa kembali modal dan bisa mendapatkan sisa pil koplo, maka bisnis pil koplo mulai ditekuni.

Taufikurrahman membeli dari pengedarnya asal Kota Malang, sebanyak 5 tik dan berisi 5 butir untuk setiap tiknya. Kemudian dikurangi 1 butir dan dijual 4 butir dengan harga Rp 10 ribu.

Dalam penangkapannya, petugas harus menggunakan umpan seorang perempuan untuk bisa menarik pelaku dari persembunyiannya. Polisi hanya berhasil mengamankan 6 butir dari jumlah 12 butir yang dibuang ke sungai.

Pasca penangkapan petugas yang langsung menggeledah rumah pelaku dan tidak menemukan barang bukti lainnya. Atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 197 subsider 196 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, ancaman hukumannya hingga maksimal 10 tahun kurungan penjara. (pul)

Berita Terkait

Tersangka Terduga Pengedar Narkoba Ditangkap di Warung Kopi

24 Pengedar dan Kurir Narkoba Diringkus Polisi

Sepi Kerjaan, Pegawai Bengkel Nekat Nyabu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Berita Terpopuler
Adu Banteng Truk,Penyelamatan Supir Berlangsung Dramatis
Peristiwa  7 jam

Sebanyak 600 Santri Al Izzah Diisolasi
Malang Raya  6 jam

Bahaya, Lantai Sekolah Dasar Kemayoran 1 Bangkalan Bergetar
Peristiwa  4 jam

Sopir Ngantuk, Truk Terjun ke Jurang Sedalam 6 Meter
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber