Berita Terbaru :
Pemudik Positif Covid-19, Keluarga dan Warga Rapid Test
Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah 7 Orang, 2 Di Antaranya Ibu Yang Melahirkan
Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
   

Perokok Pasif Bisa Hirup 8 Senyawa Kimia Ini
Life Style  Jum'at, 12-07-2019 | 23:23 wib
Reporter :
pojokpitu.com, Bicara soal perokok pasif, dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter mengatakan bahwa perokok pasif bisa menghirup berbagai senyawa kimia. Paparan zat dan pola hidup yang dilakukan oleh peserta penelitian diduga juga menyumbang peningkatan persentase kanker. Mereka yang selama bertahun-tahun menjadi perokok pasif (terpapar zat berbahaya) pun mendapatkan dampak serupa.

Berikut paparan kimia yang dimaksud:

Amonia: zat yang juga ditemukan dalam produk pembersih lantai
Butan: zat yang juga digunakan dalam cairan pemantik
Karbon monoksida: zat yang juga ditemukan dalam knalpot kendaraan bermotor
Kromium: zat yang digunakan dalam pembuatan besi
Sianida: zat yang digunakan dalam pembuatan senjata api
Formaldehid: zat yang digunakan pada industri kimia
Timbal: bahan metal yang beracun
Polonium: suatu substansi radioaktif

Sekumpulan partikel berbahaya di atas dapat bertahan di dalam udara selama beberapa jam atau bahkan lebih lama.

"Selain itu, bukan cuma asapnya yang berbahaya, residu yang menetap pada rambut, pakaian, karpet, ataupun sofa juga membahayakan, khususnya pada anak-anak," kata dr. Karin.

Tak berhenti di sana, dr. Karin menjelaskan, benzena yang terkandung dalam asap rokok juga bisa meningkatkan risiko leukemia (kanker darah).

Merokok, menjadi perokok pasif, serta minum kopi terlalu berlebihan mungkin menjadi perpaduan mematikan yang berhubungan risiko kanker paru. Karena itu, tinggalkan rokok sama sekali dan menjauhlah dari lingkungan berasap rokok. Selanjutnya, atur pola minum kopi Anda. Batasi jumlah dan frekuensinya, sekitar satu cangkir dalam sehari. Bila perlu, ganti kopi dengan teh hijau yang lebih menyehatkan. (HNS/ RVS/klikdokter)

Berita Terkait

Perokok Pasif Bisa Hirup 8 Senyawa Kimia Ini

30 Persen Masyarakat Jatim Perokok Aktif

Merokok Selama Hamil, Akibatkan Bayi Idap Skizofrenia
Berita Terpopuler
Politisi Golkar : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan PDIP
Metropolis  13 jam

Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test
Peristiwa  14 jam

Hujan Deras Mengguyur Kecamatan Sumawe, Desa Tambakrejo Terendam
Peristiwa  3 jam

Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Metropolis  13 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber