Berita Terbaru :
Rencana New Normal, Ratusan Warga Masih Berdesakan di Pasar Tradisional
Muncul Transmisi Lokal, Pasar Peterongan Ditutup
Positif Covid 19, Warga Peneleh Dikarantina
Pemkab Minta Bumdes Selaku Penyedia Beras Agar Selalu Jaga Mutu
Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Mangkir Jaga Check Poin, PNS Nyabu Ditangkap
Setan Sembunyi
Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Tukang Sablon Pakai Ganja Selama Empat Tahun Jalani Persidangan Online
Ratusan Warga Arak Pasien Covid Sembuh Keliling Kampung
Populer di Play Store, Aplikasi Anti-China Sudah Dihapus Google
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Penjualan Moge Anjlok, Triumph Rumahkan 400 Karyawan
Amankah Makan di Luar Rumah Saat Pandemi Corona?
Total 1.300 Calon Jamaah Haji Asal Tuban Gagal Berangkat
   

Kemarau, Waduk Mengering
Pantura  Jum'at, 12-07-2019 | 01:28 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Musim kemarau salah satu waduk yang ada di Jombang mengalami kekeringan. Saat musim penghujan waduk mampu menampung air untuk mengaliri lahan pertanian mencapai puluhan hektar. Kini para petani berharap ada upaya dari pemerintah untuk membantu kesulitan air yang dialami para petani.

Waduk seluas tiga hektare yang berlokasi di Dusun Mangunan Desa Mangunan Kecamatan Kabuh Jombang selama musim kemarau. Sejak  satu bulan terakhir kondisi tanah pecah pecah akibat air mengering.
 
Di tengah waduk tampak  sisa air yang jumlahnya sangat kecil dibandingkan ukuran waduk. Padahal  saat musim penghujan, waduk tadah hujan ini mampu mengairi sekitar 80 hektar lahan pertanian di Desa Mangunan dan sekitarnya. 
 
Kusno, Kades Mangunan mengatakan, saat musim kemarau waduk ini selalu mengering. Pemerintah desa berharap ada bantuan dari pemerintah untuk membangunkan sumur bawah tanah  guna membantu petani. "Pasalnya, saat musim kemarau ini, petani hanya bisa mengandalkan air diesel dengan tambahan ongkos yang memberatkan petani," kata Kusno.
 
Kawasan Kabuh ini menjadi salah satu daerah yang berpotensi mengalami kekeringan saat musim kemarau. Para petani mengandalkan sumber air dari waduk tadah hujan yang dibangun pemerintah. Namun saat waduk kering mereka hanya bisa pasrah.(end)

Berita Terkait

Hadapi Musim Kemarau, Petani Pasang Aliran Listrik Pompa

Kemarau Panen Mawar Turun 50 Persen

Fenomena Musim Kemarau, Muncul Ladang Garam di Tengah Hutan

Kemarau Berkah Bari Pemburu Buah Randu di Lereng Wilis
Berita Terpopuler
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Hukum  5 jam

Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Peristiwa  2 jam

Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Peristiwa  1 jam

Bejat, Begini Wajah Napi Asimilasi Yang Cabuli Anak Calon Istri
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber