Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Kemarau, Waduk Mengering
Jum'at, 12-07-2019 | 01:28 wib
Oleh : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Musim kemarau salah satu waduk yang ada di Jombang mengalami kekeringan. Saat musim penghujan waduk mampu menampung air untuk mengaliri lahan pertanian mencapai puluhan hektar. Kini para petani berharap ada upaya dari pemerintah untuk membantu kesulitan air yang dialami para petani.

Waduk seluas tiga hektare yang berlokasi di Dusun Mangunan Desa Mangunan Kecamatan Kabuh Jombang selama musim kemarau. Sejak  satu bulan terakhir kondisi tanah pecah pecah akibat air mengering.
 
Di tengah waduk tampak  sisa air yang jumlahnya sangat kecil dibandingkan ukuran waduk. Padahal  saat musim penghujan, waduk tadah hujan ini mampu mengairi sekitar 80 hektar lahan pertanian di Desa Mangunan dan sekitarnya. 
 
Kusno, Kades Mangunan mengatakan, saat musim kemarau waduk ini selalu mengering. Pemerintah desa berharap ada bantuan dari pemerintah untuk membangunkan sumur bawah tanah  guna membantu petani. "Pasalnya, saat musim kemarau ini, petani hanya bisa mengandalkan air diesel dengan tambahan ongkos yang memberatkan petani," kata Kusno.
 
Kawasan Kabuh ini menjadi salah satu daerah yang berpotensi mengalami kekeringan saat musim kemarau. Para petani mengandalkan sumber air dari waduk tadah hujan yang dibangun pemerintah. Namun saat waduk kering mereka hanya bisa pasrah.(end)

Berita Terkait


Dampak Kemarau Produksi Susu Sapi Menurun

Musim Kemarau, 16 Sungai Tak Bisa Mengalir

Kemarau, Waduk Mengering

Air Embung Mengering 10 Hektar Sawah Tak Tergarap


Musim Kemarau, Warga Mulai Kekurangan Air Bersih

Musim Kemarau, Petani Beralih Tanam Ketela

Musim Kemarau, Produksi Susu Sapi Perah Menurun

Musim Kemarau, Volume Air Bendungan Dawuhan Menyusut

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber