Berita Terbaru :
Ada Aktor Ditangkap karena Kasus Narkoba, Ini Inisialnya
Jumlah Kasus Corona di Jatim Bertambah 265
Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
PSSI Pastikan Persiapan Timnas U-16 dan U-19 Jalan Terus
Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Keliling Dengan Sepeda Angin
Jatim Beri Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19 Masuk SMA/SMK Negeri
Ford Sematkan Fitur Ini di Mobil Polisi untuk Membunuh Virus Corona
Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
   

Buaya Berumur 103 Tahun Mati di LK Madiun Umbul Square
Mataraman  Jum'at, 12-07-2019 | 00:16 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Seekor satwa buas di kawasan Lembaga Konservasi Madiun Umbul Square dikabarkan mati di usia 103 tahun. Hasil visum yang dilakukan dokter hewan, satwa buaya muara itu mati dengan kondisi mengalami luka-luka di bagian mulut dan hidung .

Seekor buaya muara penghuni Madiun Umbul Square mati di usianya 103 tahun beberapa hari lalu. Buaya yang diberi nama Bagong itu memiliki berat sekitar 200 kg dan panjang sekitar 5 meter . Hasil visum yang dilakukan dokter hewan,  buaya muara itu mati dengan kondisi mengalami luka-luka di bagian mulut dan hidung .

Direktur Madiun Umbul Square, Afri Handoko , mengatakan Bagong mati dalam usia yang mencapai 103 tahun . Bagong ini termasuk buaya tertua , dan hewan tertua yang ada di Lembaga Konservasi Umbul Square. "Sebelum diketahui mati dan dikubur, saat itu petugas sudah mendapati buaya jantan itu tidak mau lagi makan dan diam saja selama lebih dari 24 jam," kata Afri Handoko. 

Afri menampik jika ada kabar terkait kematian Bagong disebabkan karena minimnya perawatan dari pihak Umbul Square, namun kematian buaya muara itu dikarenakan faktor usia. Sedangkan terkait luka luka yang ditemukan hasil visum disebabkan benturan, lantaran satwa tersebut buta sejak tahun 2014 silam.

Diketahui, di Lembaga Konservasi Madiun Umbul Square terdapat lebih dari 200 ekor satwa terdiri dari reptil, mamalia dan aves. (end)

Berita Terkait

Buaya di Atap Rumah Gegerkan Warga

Buaya Berumur 103 Tahun Mati di LK Madiun Umbul Square

Sepekan Belum Ditemukan, Warga Tetap Waspada Keberadaan Buaya Bekatak

Warga Dihimbau Tidak Resah Dengan Munculnya Buaya Muara
Berita Terpopuler
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
Peristiwa  10 jam

Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Metropolis  8 jam

Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Teknologi  7 jam

Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Detailer Farmasi Menjual Kopi Kelilin...selanjutnya
Life Style  3 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber