Berita Terbaru :
DPRD Surabaya Sayangkan Kebijakan Wajib Rapid Tes Terlalu Mendadak
Berkunjung ke Rumah Ibadat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Percepatan Penyidikan Pembakaran Mobil Via Vallen, Pelaku Pije Masih Ditahan
Sempat Diburu, 3 Pelaku Tik-Tok di Jembatan Suramadu Akhirnya Diamankan Polisi
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
Empat Rumah Ludes Terbakar Akibat Arus Pendek Listrik
Rekomendasi PKB di Pilkada 2020 Jatuh ke Keturunan Raja dan Sosok Kyai
Kasus Perceraian ASN Meningkat di Masa Pandemi
   

Masih 10 KK Korban Kebakaran Ditampung di Kampung Ilmu
Metropolis  Kamis, 11-07-2019 | 12:42 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Warga terdampak kondisinya baik, meski ada beberapa orang masih mengalami trauma psikis akibat kebakaran Rabu (10/7) pagi. Foto Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Pasca terbakarnya 21 rumah, di Kawasan Margorukun Gang Lebar, Bubutan Surabaya, kondisi korban saat ini ditampung di Kampung Ilmu.

Total 42 jiwa dari 10 kepala keluarga yang ditampung di Kampung Ilmu yang loksinya tak jauh dari rumah mereka yang terbakar. Mereka rata - rata baik, meski ada beberapa orang masih mengalami trauma psikologis, akibat rumah terbakar.

Sasmiati salah satu warga jalan Margorukun Gang Lebar, mengaku rumahnya habis terbakar. Bersama 9 jiwa atau 3 KK yang tinggal di rumah tersebut, Sasmiati mengaku sedih. Sebab saat ini harus tinggal di penampungan.

Menurut dr. Dian Anggraeni Erawati tim medis Puskesmas  Gundi, kondisi warga cukup baik. Meski ada beberapa yang mengalami kelelahan akibat membantu memadamkan api. Namun semua sudah ditangani oleh tim dokter maupun psikolog.

Dari total 17 kepala keluarga yang terdampak, 7 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 22 orang memilih tinggal di rumah saudara. Sedangkan 10 KK dengan jumlah jiwa 42 orang berada di penampungan.

Sementara, lokasi terbakarnya 21 rumah di Margorukun Gang Lebar masih dijaga petugas dari Linmas Kota Surabaya. Petugas juga mensterilkan rumah yang terbakar dengan memasang tali di lokasi. (pul)

Berita Terkait

Rumah Lantai 2 Dilalap Si Jago Merah, Diduga Akibat Arus Pendek Listrik

Goreng Kopi, Rumah Nenek Ludes Terbakar

Diduga Konsleting Listrik, Dua Ruko di Pasar Tradisional Bangunrejo Ludes Terbakar

Ditinggal Pergi Keluar Kota, Rumah Lenyap Terbakar
Berita Terpopuler
Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  19 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  18 jam

Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  5 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  16 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber