Berita Terbaru :
Tabung Haji Umroh Siap Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19, Begini Strateginya
Penyebaran Covid-19 di Desa Wage Diredam Dengan Tracing Lingkungan
Air Bengawan Solo Berwarna Merah Kehitaman, Diduga Tercemar Dari Hulu
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Di Tengah Pandemi Covid 19, Ekspor Hasil Perikanan Ditarget Meningkat
Selama Pandemi Corona Sudah 5 Nakes Sidoarjo Meninggal Dunia
Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Gandeng Kampus, KPU Kota Blitar Bentuk Sekolah Demokrasi
Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Tepi Pantai Tuban
DKPP Pecat Angota KPU Surabaya Kholid Asyadulloh
Bupati Lumajang Kembali Cekcok Dengan Pengawas PT Luis
Dasar Bejat ! Kakek 68 Tahun di Blitar Cabuli Balita 4 Tahun
8 Pelaku Pemerkosa Janda Muda di Kokop Bangkalan Akhirnya Dibekuk
Interpelasi Dinilai Sangat Prematur dan Bukan Kewenangan Komisi C
   

Jambret Sadis Ditembak Mati Polisi Surabaya, Begini Track Recordnya
Metropolis  Kamis, 11-07-2019 | 09:34 wib
Reporter : Usrox Indra
Pelaku ditembak mati setelah melakukan perlawanan dengan menggunakan sajam saat hendak ditangkap polisi. Foto Usrox Indra
Surabaya pojokpitu.com, Unit Kejahatan Dan Kekerasan (Jatanras) Polrestabes Surabaya kembali menembak mati seorang pelaku kejahatan yang meresahkan warga. Kali ini seorang penjambret sadis bernama Zainul Fanani ditembak mati di kawasan Lakarsantri, Surabaya Rabu (10/7) petang.

Zainul Fanani spesialis jambret dikenal sadis dan telah beberapa kali melakukan aksi kejahatan di wilayah Surabaya.  Zainul Fanani  akhirnya tewas ditembak polisi. Jenasahnya langsung dibawa ke kamar mayat RSU dr Sutomo Surabaya untuk diotopsi.

Menurut Kombes Pol Sandi Nugroho Kapolrestabes Surabaya, dalam menjalankan aksinya , pelaku bersama komplotannya keliling di jalanan. Begitu ada target,  perlaku langsung menjambret tas milik korban. Jika  korbannya melawan, pelaku  tidak segan melukai dengan senjata tajam. "Sekalipun korban terjatuh pelaku ini tidak peduli," kata Kombes Pol Sandi Nugroho.

Polisi menemukan puluhan kartu ATM, tas, buku tabungan, dan jam tangan hasil dari kehajatan pelaku. "Pelaku terpaksa ditembak mati karena saat hendak ditangkap malah melawan, dengan menyabetkan senjata tajam ke polisi," tambah Kombes Pol Sandi Nugroho.

Dihadapan awak media, Kombes Pol Sandi  berjanji akan terus melakukan tindakan tegas bagi pelaku kejahatan yang beroperasi di Surabaya. Dirinya juga tidak segan untuk melakukan tembak mati jika pelaku melakukan perlawanan saat ditangkap. (pul)

Berita Terkait

Melawan Polisi, Perampok Bersenjata Bondet Tewas Ditembak

Begini Kronologis Tembak Mati Spesialis Pencuri Motor

Beraksi Saat Pandemi, Satu Ditembak Mati Satu Lainnya Dilumpuhkan

Polisi Tembak Mati Residivis dan Amankan Tiga Orang Pelaku Kriminal
Berita Terpopuler
Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  3 jam

Selama Pandemi Corona Sudah 5 Nakes Sidoarjo Meninggal Dunia
Kesehatan  2 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  2 jam

Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  2 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber