Berita Terbaru :
14 Hari Pasca Ultimatum Presiden, Tingkat Kesembuhan Pasien Positif Covid di Jatim Tertinggi di Indonesia
Dinkes Lakukan Tracing dan Swab Di Sarangan
Meninggal Di RS Covid , Keluarga Tolak Dimandikan
Terjatuh Hindari Jalan Berkubang, Pegoes Asal Surabaya Tewas Terlindas Truk Tronton
Habaib-Ulama dan Tokoh Madura Tolak RUU HIP
Persentase Pasien Covid-19 Meninggal di Jatim Melebihi Luar Negeri
Taman Wisata Ngawi Mulai Ramai Pengunjung
Begini Tantangan Peternak Sapi di Tengah Pandemi Covid-19
Pemkab Magetan Gratiskan Rapid Test Bagi Pelajar, Mahasiswa, ASN dan Ibu Hamil
Pipa Gas Lapindo Bocor Resahkan Warga
Perawat Meninggal Akibat Covid 19 Menjadi 12
Sekolah di Tuban Ini Gratiskan Biaya Siswa Baru Selama Setahun
Kabar Gembira, 135 Pasien Covid 19 Kabupaten Mojokerto Sembuh
Ada Lagi Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup
Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
   

Puncak Hut Bhayangkara, Polisi Gelar Lomba Tradisional
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 10-07-2019 | 16:50 wib
Reporter : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Hari jadi Bhayangkara yang ke-73 puncaknya pada hari ini, Polres Pasuruan menggelar perlombaan tradisional. Bahkan lomba tersebut sengaja digelar di tengah-tengah masyarakat, dengan melestarikan lomba- lomba tradisional serta semakin mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat.

Puncak hari jadi Bhayangkara ke-73 Polres Pasuruan digelar di lapangan Desa Jeruk Purut Kecamatan Gempol, tepat di lereng gunung penanggungan yang sejuk dan indah.

Berbagai macam kegiatan seperti perlombaan tradisional yang dulunya memasyarakat, namun kini mulai ditinggalkan dengan kemajuan tekhnologi.

Keserusan tiap peserta terlihat untuk saling memenangkan setiap perlombaan yang diikuti, seperti panjat pinang peserta harus berlomba- lomba untuk dapat memanjat sampai puncak agar mendapatkan hadiah yang sudah disediakan.

Tak hanya lomba panjat pinang, keseruan juga terlihat di lomba tangkap belup dimana peserta sampai terjatuh, nangkap belut karena kesulitan hingga terjatuh akibat licinnya belut.
Sementara yang menarik perhatian adalah lomba makan krupuk, dimana lomba ini peserta jajaran Forkopimda yang adu cepar makan kerupuk.

Wakapolres Pasuruan, Kompol Supriyono, mengatakan, tidak hanya tni polri yang ikut dalam perlombaan ini. Namun juga masyarakat umum ikut dalam setiap perlombaan yang di gelar di lapangan desa tersebut, mulai dari panjat pinang, tangkap belut, makan kerupuk, dan beberapa perlombaan tradisional lainnya.

Dengan kegiatan ini yang memasyarakat, nantinya Polri dan masyarakat bisa erat dalam berbagai hal, diawali dengan kegiatan yang bersifat hiburan ini. (yos)

Berita Terkait

Sebanyak 63 Anggota Polres Malang Naik Pangkat Bersamaan HUT Bhayangkara

Kado HUT Bhayangkara, Polisi Blitar Ciptakan Lagu Pandemi

HUT Bhayangkara, Kapolda Jatim Intruksikan Untuk Tekan Covid-19

HUT Bhayangkara ke-74, Jokowi Minta Polri Humanis Tetapi Tegas
Berita Terpopuler
Pengadilan Agama Gandeng Dispendukcapil Untuk Percepat Keluarkan Status
Teknologi  16 jam

Gabungan Forkopimda Ngawi Bubarkan Kerumunan Warga
Peristiwa  15 jam

Dishub Bojonegoro Gelar Operasi Kendaraan Parkir
Peristiwa  14 jam

Sejumlah 14 Destinasi Wisata di Trenggalek Kembali Dibuka Pada Era New Normal
Mlaku - Mlaku  8 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber