Berita Terbaru :
Diterjang Aliran Sungai, Jembatan Rusak, Akses Antar Desa Terputus
Cuitan Dokter di Twitter Viral, Pihak RS Royal Beri Klarifikasi
KPU Ngawi Segera Lanjutkan Tahapan Pilkada
Hasil Grebek Rapid Tes, Ditemukan Satu Pedagang di Pasar Lamongan Positif Covid 19
Puluhan Tahanan Polres Jalani Rapid Test Massal Mendadak
Penyekatan Kendaraan di Jalur Perbatasan Jatim - Jateng
Dievaluasi, Kualitas Beras BPNT di Tuban Dikabarkan Tak Layak Konsumsi
Gelombang Pasang Malah Jadi Tempat Wisata
Izin Tak Lengkap, Satpol PP Segel Usaha Budidaya Ayam Potong
Kemenag Masih Kordinasi Pembukaan Tempat Ibadah
Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Tak Pakai Masker, Puluhan HP dan KTP Warga Disita Petugas
KAI Jatim : Dokter "Whistleblower" Covid-19 Surabaya Harus Didukung
Ini Syarat New Normal, Sebaran Covid Harus Turun 50 Persen
Risma Menangis, Melihat Bantuan Alkes BIN Tiba di Balaikota
   

Muafak Akui Pernah Beri Uang ke Romy Rp 41 Juta
Hukum  Rabu, 10-07-2019 | 16:20 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Terdakwa Muafaq Wirahadi mengakui pernah menyetor sejumlah uang untuk mantan ketua umum PPP, Romahurmuziy, setelah dilantik menjadi kepala kantor Kemenag RI di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Pernyataan muafaq dikatakannya saat menjadi saksi sekaligus pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat,Rabu Sore.

Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, kembali menggelar sidang lanjutan perkara suap jual beli jabatan di lingkungan Kemenag RI, dengan terdakwa mantan kepala Kantor Kemenag Jawa Timur Haris Hasanudin.
 
Sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa ini, jaksa KPK mengkonfirmasi adanya dugaan suap yang diberikan terdakwa kepada Romahurmuziy.
 
Dalam pemeriksaan terdakwa oleh jaksa KPK, Muafaq mengakui jika dirinya pernah memberikan uang Rp 41 juta melalui anak buahnya, untuk Romahurmuziy yang membantu hingga dirinya dilantik menjadi kepala Kemenag Gresik.
 
Muafaq yakin, jika uang tersebut telah sampai kepada Romahurmuziy,karena sebelum dilantik dirinya pernah bertemu sebanyak 2 kali.

Dalam perkara ini, terdakwa Muafaq dan Haris didakwa oleh jaksa KPK memberikan suap dengan total Rp 250 juta kepada mantan ketua umum PPP Romahurmuziy agar bisa memuluskan Muafaq dan haris untuk diangkat menjadi pejabat di Kemenag Jawa Timur. (yos)

Berita Terkait

Kemenag Masih Kordinasi Pembukaan Tempat Ibadah

KPK Limpahkan Berkas Romy ke Penuntutan

Muafak Akui Pernah Beri Uang ke Romy Rp 41 Juta

Menag Akui Terima Uang Rp 10 Juta Dari Kakanwil Kemenag Jatim
Berita Terpopuler
Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Peristiwa  6 jam

Begini Reaksi Petugas Saat Pedagang Pasar Sono Terpapar Virus Corona
Metropolis  4 jam

Penataan Ulang Pasar Tradisional Cegah Penularan Covid-19
Metropolis  9 jam

Gelombang Pasang Malah Jadi Tempat Wisata
Mlaku - Mlaku  2 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber