Berita Terbaru :
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
   

Volume Air di Waduk Menyusut Akibatkan Puluhan Hektar Tanaman Padi Ancam Panen
Pantura  Rabu, 10-07-2019 | 14:04 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Dua bulan dilanda musim kemarau, volume waduk gadung di Kabupaten Bojonegoro, menyusut. Kondisi tersebut membuat air tidak dapat mengalir ke areal pertanian karena permukaan air waduk sudah berada dibawah saluran air.

Seperti kondisi waduk gadung yang ada di Desa Ngumpakdalem , Kecamatan Dander, Bojonegoro. Sejak datang musim kemarau sekitar dua bulan terakhir, setiap hari volume waduk ini mengalami penyusutan.

Akibat adanya penyusutan volume, air permukaan waduk ini tidak dapat lagi mengalir ke sawah milik para petani. Sebab, permukaan air sudah berada dibawah lubang saluran irigasi.

Sumiatun, petanin, mengatakan, sebelumnya waduk ini merupakan andalan para petani di desa setempat pada saat musim kemarau tiba.

"Namun setelah kurang lebih dua bulan terakhir dilanda musim kemarau, debit air di waduk gadung ini terus mengalami penyusutan volume," kata Sumiatun.

Kondisi ini membuat puluhan hektar tanaman padi milik para petani di Desa Ngumpakdalem dan sekitarnya terancam kekeringan dan gagal panen atau puso. (yos)

Berita Terkait

Hadapi Musim Kemarau, Petani Pasang Aliran Listrik Pompa

Kemarau Panen Mawar Turun 50 Persen

Fenomena Musim Kemarau, Muncul Ladang Garam di Tengah Hutan

Kemarau Berkah Bari Pemburu Buah Randu di Lereng Wilis
Berita Terpopuler
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  35 menit



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber