Berita Terbaru :
Warga Temukan Situs Sejarah Saat Hendak Tanam Pisang
Hasil Penyidikan, Praktek Dukun Cabul Bertarif Rp 300 Ribu
Musim Kemarau, Permintaan Pembuatan Sumur Meningkat
Satlantas Polres Tuban, Gelar Operasi di Pasar Tradisonal
PBVSI Mastekno Proliga Ke 20 Akan Digelar Lebih Cepat
Hari Ini di Lamongan Empat Pasien Covid 19 Meninggal Dunia
Peringatan HUT RI ke 75, Banyak Diskon Tiket Kereta Api
Mulan Tayang Bukan di Bioskop, Streaming Eksklusif di Disney
Tidak Sekedar Ulang Tahun, Begini Agenda Cia Tanggal 17 Agustus Nanti
Keluarga Suspek Covid 19 Gagal Jemput Paksa Jenazah
Semangat, Kakak-Adik Berkebutuhan Khusus Ini Belajar Sambil Kerja Tambal Ban
Ancang-Ancang Hadapi Resesi, Pengusaha: Tetap Harus Investasi
Pemkab Sidoarjo Akan Memberlakukan Belajar Tatap Muka Dengan Protokol Kesehatan Ketat
Tidak Ingin Menabah Beban Orang Tua, Puluhan Siswa Belajar di Posko Polisi
Takmir Masjid Kena Tipu Sales Cat Tembok Palsu
   

Volume Air di Waduk Menyusut Akibatkan Puluhan Hektar Tanaman Padi Ancam Panen
Pantura  Rabu, 10-07-2019 | 14:04 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Dua bulan dilanda musim kemarau, volume waduk gadung di Kabupaten Bojonegoro, menyusut. Kondisi tersebut membuat air tidak dapat mengalir ke areal pertanian karena permukaan air waduk sudah berada dibawah saluran air.

Seperti kondisi waduk gadung yang ada di Desa Ngumpakdalem , Kecamatan Dander, Bojonegoro. Sejak datang musim kemarau sekitar dua bulan terakhir, setiap hari volume waduk ini mengalami penyusutan.

Akibat adanya penyusutan volume, air permukaan waduk ini tidak dapat lagi mengalir ke sawah milik para petani. Sebab, permukaan air sudah berada dibawah lubang saluran irigasi.

Sumiatun, petanin, mengatakan, sebelumnya waduk ini merupakan andalan para petani di desa setempat pada saat musim kemarau tiba.

"Namun setelah kurang lebih dua bulan terakhir dilanda musim kemarau, debit air di waduk gadung ini terus mengalami penyusutan volume," kata Sumiatun.

Kondisi ini membuat puluhan hektar tanaman padi milik para petani di Desa Ngumpakdalem dan sekitarnya terancam kekeringan dan gagal panen atau puso. (yos)

Berita Terkait

Musim Kemarau, Warga Ponorogo Mulai Kesulitan Air Bersih

Puncak Musim Kemarau Akan Terjadi Pada Bulan Agustus Nanti

Hadapi Musim Kemarau, Petani Pasang Aliran Listrik Pompa

Kemarau Panen Mawar Turun 50 Persen
Berita Terpopuler
Bebas Asimilasi, Bandar Narkoba Kembali Edarkan Sabu
Peristiwa  13 jam

Bupati Sangat Dukung Pengembangan Paralayang di Blego Parang
Politik  16 jam

Pandemi, Penjual Bendera Asal Bangkalan Takut Jualan Keluar Kota
Ekonomi Dan Bisnis  14 jam

Berawal Ketangkap Mencuri Ponsel Disebuah Salon, Ternyata Pelaku Juga Seorang Cu...selanjutnya
Malang Raya  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber