Berita Terbaru :
Batuan Masker Terus Mengalir Untuk Mensukseskan Jatim Bermasker
Nilai Bantuan Sembako Covid-19 Dituding Tidak Sesuai Dengan Jumlah Nominal Rupiah
Calon Penumpang Pewasawat Keluhkan Tingginya Biaya Rapid Test di Bandara Juanda Surabaya
Pendistribusian Bansos Pangan BPNT Diperketat
Temuan Beras Apek dan Berkutu Semakin Meluas
Terlalu Mendadak, Siswa Bingung Tes Rapid
Peserta SBMPTN Mengaku Kecewa Mendapat Informasi Wajib Tes Covid-19 Mendadak
Bagi Masker Kampanyekan Jatim Bermasker
Gugus Tugas Covid Jatim Dapat Support Obat Avigan Dari IHC
Pemkot Akan Gratiskan Tes Covid-19 Bagi Peserta UTBK yang Tidak Mampu
Pencoblosan Dimodifikasi Menyesuaikan Protokol Kesehatan
Peserta KIP dan KTP Surabaya Bisa Tes Rapid Gratis
Ratusan Demo Driver Tuntut Rapid Tes Gratis
Kampus Siapkan Ruang UTBK Dengan Protokol Kesehatan
Jamaah Mukimin Asal Jatim di Arab Saudi Akan Melaksanakan Haji Tahun 2020
   

Serunya Lomba Pacuan Kuda di Lautan Pasir Gunung Bromo
Rehat  Selasa, 09-07-2019 | 13:00 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Ratusan ojek kuda Gunung Bromo, mengikuti lomba pacuan kuda di lautan pasir Kabupaten Probolinggo. Perlombaan baru pertama digelar ini, menghibur wisatawan saat musim liburan sekolah. Foto Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Biasanya kuda milik warga suku tengger Bromo sibuk melayani dan mengantar wisatawan dari lautan pasir menuju kawah Gunung Bromo. Namun kali ini, majikan beserta kuda sibuk mendaftar lomba pacuan kuda.

Lomba pacuan peserta khusus dari abang ojek kuda ini digelar di kaldera Gunung Bromo, di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Panitia mengukur satu persatu kuda dengan ketinggian kuda untuk menentukan kelas. 

Arena pacuan sepanjang 500 meter. Tantangan ini mengharuskan pemilik memacu kudanya untuk terdepan memasuki garis finis dan menjadi sang juara.

Karena unik, perlombaan pacuan kuda membuat mata warga dan para pengunjung terhibur. Sebab ada tontonan gratis sambil menikmati keindahan panorama alam gunung tercantik di dunia ini.

Menurut Abas salah satu peserta lomba mengaku tak ada persiapan sama sekali. Namun kuda miliknya sudah terbiasa di medan lautan pasir. Meski kalah, dia mengaku bangga bisa ikut pacuan.

"Kuda saya tidak fit, kalah dalam pertandingan pertama, kayaknya kelelahan maklum habis mengantar tamu ke atas,tapi tahun depan harus menang," kata Abas.

Karena antusias warga suku tengger terhadap kegiatan lomba pacuan kuda khas bromo sangat positif, maka rencana kegiatan semacam ini, akan digelar setiap tahun. Serta bisa menjadi ajang silaturahmi sesama pelaku wisata di wilayah Gunung Bromo. (pul)

Berita Terkait

Serunya Lomba Pacuan Kuda di Lautan Pasir Gunung Bromo

Lomba Pacuan Kuda Tingkat Nasional, Semarakkan Grebek Suro
Berita Terpopuler
Masuk Bui, Mantan Kades Sumber Salak Tersangka Korupsi Dana Desa
Hukum  9 jam

Batasi Aktifitas, Tiga Ruas Jalan Nanti Malam Kembali Ditutup
Metropolis  5 jam

Diduga Depresi, Suharti Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur
Malang Raya  10 jam

Ratusan Demo Driver Tuntut Rapid Tes Gratis
Metropolis  4 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber