Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Bondowoso Cuaca Ekstrim, Harga Sayur Naik
Selasa, 09-07-2019 | 06:15 wib
Oleh : Rizqi Setiawan
Bondowoso pojokpitu.com, Sejak beberapa pekan terakhir, cuaca ektrim melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Di Bondowoso, keadaan ini mempengaruhi harga sejumlah komoditi sayuran pada sejumlah pasar. Banyak tanaman sayuran petani rusak hingga menurun produksinya, seperti cabai besar merah, cabai rawit, cabai hijau, dan kubis.

Turunnya embun upas setiap dini hari hingga pagi, membuat sayuran mengerut hingga rusak. Selain penurunan prosuksi, hasil sayur yang dijual kualitasnya kurang baik dibanding hari biasanya.

Kenaikan tertinggi terjadi pada komoditi cabai merah besar, yang sebelumnya Rp 44.000 menjadi Rp 58.000 hingga Rp 60.000 perkilogramnya. Cabai rawit merah yang semula Rp 45.000 menjadi Rp 50.000 perkilogram, serta komoditi kubis yang sebelumnya Rp 4.000 perkilogram menjadi Rp 5.000.

Suhartono, Kabid Usaha Perdagangan Diskoperindag Bondowoso, menjelaskan, kenaikan ini bervariatif, mulai dari 10 persen hingga 36 persen pada setiap komoditi.

"Kita akan berkordinasi dengan dinas pertanian, agar produksi petani menjadi kembali stabil," jelas Suhartono.

Petugas pasar memperkirakan gejolak harga akan masih akan terjadi, selama cuaca masih belum kembali normal. (yos)

Berita Terkait


Kepala Dinas Perdagangan Bojonegoro Tanggapi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Harga Cabai di Pacitan Tembus Rp 60 Ribu

Cuaca Buruk, Harga Ikan Naik Akibat Stok Terbatas

Harga Bumbu Dapur Naik, Cabai Rp 45 Sampai Rp 50 Ribu Perkilogram


Dibanjiri Barang Impor Harga Kebutuhan Pokok Turun

Bulan Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Situbondo Naik

Menjelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok Melonjak

Harga Kebutuhan Pokok Naik Jelang Pemilu
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber