Berita Terbaru :
Festival Inovasi Disrupto Kembali Digelar Secara Virtual
Strategi Tabung Haji Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19
Penyebaran Covid-19 di Desa Wage Diredam Dengan Tracing Lingkungan
Air Bengawan Solo Berwarna Merah Kehitaman, Diduga Tercemar Dari Hulu
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Di Tengah Pandemi Covid 19, Ekspor Hasil Perikanan Ditarget Meningkat
Selama Pandemi Corona Sudah 5 Nakes Sidoarjo Meninggal Dunia
Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Gandeng Kampus, KPU Kota Blitar Bentuk Sekolah Demokrasi
Bayi Perempuan Ditemukan Tewas di Tepi Pantai Tuban
DKPP Pecat Angota KPU Surabaya Kholid Asyadulloh
Bupati Lumajang Kembali Cekcok Dengan Pengawas PT Luis
Dasar Bejat ! Kakek 68 Tahun di Blitar Cabuli Balita 4 Tahun
8 Pelaku Pemerkosa Janda Muda di Kokop Bangkalan Akhirnya Dibekuk
   

Mahasiswa dan Pembuat Tahu Manjadi Tedakwa Gara-Gara Pesta Sabu
Peristiwa  Senin, 08-07-2019 | 18:10 wib
Reporter : Mohammad Amin
Gresik pojokpitu.com, Seorang mahasiswa dan pekerja tahu asal Menganti Gresik, menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Gresik. Mereka menjadi terdakwa dalam kasus narkotika jenis sabu-sabu.

Adalah Raden Fajar Dwi Pamungkas alais Ahong, pembuat tahu dan Fany Romadhona, serta Cholis Ardiansyah Pratama alias Bogel, ketiganya asal Menganti, Gresik, terpaksa duduk di kursi pesakitan, Pengadilan Negeri Gresik.

Mereka tertangkap saat melakukan pesta sabu-sabu disebuah mess tempat pekerja tahu, yang ada di Domas Menganti, Gresik, pada Februari lalu.

Saat itu 2 orang teman Ahong mendatangi tempat mess Ahong, di Domas Menganti, yang ternyata melakukan pesta sabu sabu.

Setelah melakukan pesta sabu, Ahong, izin keluar untuk membeli es. Saat itulah anggota Polres Gresik, melakukan penggerebekan.

Dari dua orang yang dimankan pertama kali, merupakan seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya. Sementara Ahong ditangkap ketika pulang membeli es.

Majelis Hakim, Rina Indrajanti, mencecar tiga polsi yang menjadi saksi saat persidangan. Majelis Hakim mempertanyakan apakah saat ditangkap diantara terdakwa, memiliki izin dari dokter untuk mengkonsumsi narkoba.

Ternyata ketiganya tidak memiliki izin dan dalam tes urine  ketiganya positif mengkonsumsi narkoba. Ketiiganya terancam hukuman diatas 5 tahun penjara, karena mengkonsumsi narkoba tanpa izin. (yos)




Berita Terkait

Jenuh di Rumah Aja, Dua Pedagang Mobil Bikin Pesta Sabu

Empat Remaja Pesta Sabu Dibekuk

Sering Pesta Narkoba di Rumah, Pengguna dan Pengedar Digrebeg Polisi

Hendak Pesta Sabu, Dua Warga Balongpanggang Ditangkap
Berita Terpopuler
Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  3 jam

Selama Pandemi Corona Sudah 5 Nakes Sidoarjo Meninggal Dunia
Kesehatan  3 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  3 jam

Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  2 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber