Berita Terbaru :
Begini Metode Kampanye Yang Akan Diterapkan Dalam Pilkada Serentak
Dinilai Tak Koordinasi, Rapid Test di Lingkungan Masjid Dibubarkan
Bantuan Sosial Tunai Kemensos Tahap Kedua Mulai Dicairkan Hari Ini
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Orang, Satu Karyawan PT Enero Ditetapkan Tersangka
Hasil Tes Swab Wakil Walikota Surabaya Dipastikan Negatif
Tujuh Hari Dirawat, Tambahan Klaster Jamaah Masjid Meninggal Dunia
Ribuan Paket Sembako Dan APD Disalurkan Ke Ribuan Warga Terdampak Covid-19 di Jatim
Diduga Sumbu Terlalu Pendek, Perangkat Desa Terkapar Terkena Ledakan Petasan
Pemkot Surabaya Pastikan 1 Karyawan PDAM Surabaya Meninggal Terpapar covid 19
Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Terapi Plasma Konvaselen Diklaim Mampu Sembuhkan Pasien Positif Covid 19
New Normal: Cabor Basket dan Sepak Bola Disarankan Jangan Latihan Seperti Biasa
9 Hari, 8 Ribu Warga Dirapid Test, 1300 Orang Reaktif
Terealisasi 12 M, Pemkab Madiun Refocussing Anggaran Ratusan Milyar
Pulang Dari Surabaya, Karyawan Kedai Bakso Terkonfirmasi Positif Corona
   

Puluhan Mahasiswa Unair Ajari Warga Bikin Jamu dan Belajar Memijat
Rehat  Senin, 08-07-2019 | 04:07 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Puluhan warga di Simomulyo Baru, Kecamatan Sukomanunggal Surabaya,Minggu (7/7) siang mendapat pengalaman berharga dari Mahasiswa Unair Fakultas Vokasi Jurusan Pengobat Tradisional yang sedang melakukan pengabdian masyarakat. Warga diajari cara membuat jamu tradisional hingga memijat dengan teknik akupresure.

Para mahasiswa dengan telaten memijat kaki, tangan, dan kepala warga-warga yang mayoritas lanjut usia atau Lansia. Mereka mempraktikan cara pemijatan dengan teknik akupresure, atau teknik pijat dengan sasaran titik saraf tertentu, yang khasiatnya bisa menyembuhkan sakit kepala, vertigo, hingga sakit perut.

Salah satu warga Suparni (50) mengaku antusias mendatangi lokasi penyuluhan dan pelatihan. Karena berminat dengan materi yang diberikan. Lebih dari itu, pelajaran teknik pijat yang didapat bisa diterapkan manakala dirinya atau keluarganya sedang sakit kepala atau rematiknya.

Sementara itu Tiara Ayu Kusuma Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat Nasional Unair mengatakan, dirinya dan puluhan mahasiswa juga memberikan pelatihan membuat jamu tradisional. seperti jamu cabe puyang yang berkhasiat untuk meredakan pegal linu. Serta membuat wedang uwuh yang berkhasiat meredakan kembung.

"Kegiatan ini juga diikuti mahasiswa Unair asal Malaysia dan Kamboja, serta berkolaborasi dengan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Surakarta," kata Tiara. (pul)

Berita Terkait

Pembatasan Aktivitas Sosial Akibatkan Rumah Pijat Tunanetra Terancam Gulung Tikar

Dicari, Tukang Pijat Yang Berinteraksi Pasien Positif Corona

Dewan Inspeksi Mendadak Pijat Plus Beroperasi Siang

Puluhan Mahasiswa Unair Ajari Warga Bikin Jamu dan Belajar Memijat
Berita Terpopuler
Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Covid-19  7 jam

Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Peristiwa  4 jam

Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  19 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  21 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber