Berita Terbaru :
Stabilkan Ekonomi Terdampak Covid 19, Pemda Berikan Beras Ke Warga
Sering Dijadikan Tempat Berkumpul, Taman Tajamara Disemprot Disinfectan
Rusunawa Pesantren Jombang Siap Tampung 80 Pemudik
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
   

Akibat Korslet Listrik, 8 Bedak di Pasar Pasuruan Hangus Terbakar
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 06-07-2019 | 11:26 wib
Reporter : Abdul Majid
Delapab bedak hangus terbakar. Meski tak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Foto Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Sebuah pasar tradisional di Kabupaten Pasuruan ludes dilalap sijago. Diduga penyebab kebakaran disebabkan korsleting arus listrik dari salah satu toko.

Seketika pasar tradisional di Kecamatan Winongan, Pasuruan ludes terbakar. Kobaran api menghanguskan sekitar bedak milik pedagang, yang tersebar di beberapa blok.

Menurut Sholeh saksi mata, api pertama kali muncul di salah satu toko pracangan milik Khosin. Dalam hitungan menit, api kian membesar dan menjalar ke toko yang lain.

Empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Karena banyak bahan mudah terbakar, petugas hanya bisa melakukan pembasahan agar tidak menjalar ke toko lain.

Dugaan sementara penyebab kebakaran disebabkan karena korsleting arus listrik dari salah satu toko. Kini polisi masih menyelidiki kasus kebakaran pasar dengan memeriksa beberapa saksi-saksi. (pul)

Berita Terkait

Tim Labfor Olah TKP Kebakaran Pasar Baru Tuban

Pasca Kebakaran Pasar Baru Tuban, Pedagang Buka Lapak di Tepi Jalan

Api Belum Sepenuhnya Padam, Pedagang Minta Segera Dibangun

Ratusan Kios di Pasar Baru Tuban Ludes Terbakar
Berita Terpopuler
Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Dapur Naik
Ekonomi Dan Bisnis  3 jam

Sering Dijadikan Tempat Berkumpul, Taman Tajamara Disemprot Disinfectan
Peristiwa  54 menit



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber