Berita Terbaru :
Sekolah Siap Jalani Tatanan Baru New Normal
Dishub Tuban Ciptakan Garis Jaga Jarak Mirip di Moto GP
Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Tim Gugus Tugas Covid 19 Ponorogo Sudah Lakukan 2000 Rapid Tes
Bupati Intruksikan Tegas Lakukan Pembubaran Tempat Berkumpulnya Warga
KPU Butuh Tambahan Anggaran Rp 9 Miliar Untuk Penerapan Protokol Kesehatan
Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Harga Empon-Empon Anjlok di Pasar Tradisional
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
   

Menolak Dikosongkan, Warga Frontage Wonokromo Ngadu ke Komnas HAM
Metropolis  Jum'at, 05-07-2019 | 19:29 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Meski sudah ada surat oleh PT KAI Daop VIII untuk melakukan pengosongan terhadap empat persil rumah di Jalan Raya Wonokromo. Namun enam KK yang menempati rumah tersebut masih tetap menolak untuk pindah. Bahkan mereka akan menempuh jalur hukum, dengan melaporkan pada Komnas HAM dan juga LBH Surabaya.

Empat persil rumah di Jalan Wonokromo Surabaya,yang belum dibebaskan untuk pembangunan frontage sisi barat, menuai berbagai macam persoalan. Pasalnya, lahan tersebut merupakan milik PT KAI Daop VIII dan masih ditempati enam KK, yang tetap tak mau dilakukan penggusuran.

Perwakilan warga frontage Wonokromo,Sugeng Suprapto mengaku,para warga masih tetap bertahan di rumah yang sudah ditempatinya lebih dari 60 tahun tersebut.Bahkan, meski dirinya dan warga lainnya telah diberikan surat pengosongan oleh PT KAI.

Sugeng dan enam KK lain, tidak akan menggunakan jalur kekerasan, namun, akan menempuh jalur hukum dengan melaporkannya pada Komnas HAM dan juga LBH Surabaya.

Para warga ini juga berharap agar ganti rugi yang diberikan dapat sesuai, dengan yang ada, pasalnya mereka setiap tahun selalu membayarkan PBB.(end)






Berita Terkait

Menolak Dikosongkan, Warga Frontage Wonokromo Ngadu ke Komnas HAM
Berita Terpopuler
Pemegang Senpi di Polres Malang Diperiksa
Malang Raya  11 jam

Dinas Pariwisata Siapkan Konsep New Normal Sarangan
Mlaku - Mlaku  5 jam

Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara
Malang Raya  9 jam

Wali Murid Khawatir Apabila Anaknya Kembali Masuk Sekolah
Pendidikan  4 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber