Berita Terbaru :
Kembali Terpilih Jadi Ketua Golkar Tuban, Lindra Akan Kembalikan Kejayaan Golkar
Ada Yang Positif Covid-19, Telaga Sarangan Ditutup Lagi
Jelang Idul Adha, Harga Sapi di Tuban Justru Turun
Amitabh Bachchan Positif Covid-19
Tak Pakai Masker, Dihukum Push Up dan Membersihkan Jalan
Jadi Saksi Kasus Dugaan Klinik Ilegal, Ivan Gunawan: Ini Pengalaman Berharga
Musim Panen, Petani Merugi Harga Cengkeh Anjlok
Cantiknya Lampu Hias Dari Pipa Paralon Bekas
Duh, Honor Panitia Asian Games 2018 Ternyata Belum Dibayar Semua
Pemuda Asal Krian Ini Ngamen Untuk Nyabu
Mayat Pria Ditemukan di Sungai Beserta Motornya
Lima Ahli Waris dari Tenaga Kesehatan yang Meninggal Terima Penghargaan
IAKMI: PSBB Transisi dan Proporsional Hanya Menyesatkan Saja
   

Disparpora Nyatakan 80 Persen Destinasi Wisata Bebas Dampak Hepatitis
Mataraman  Jum'at, 05-07-2019 | 18:09 wib
Reporter : Edwin Adji
Pacitan pojokpitu.com, Kabar hepatitis A yang mewabah di Kabupaten Pacitan, juga berdampak terhadap kunjungan wisatawan. Sejak ditetapkan KLB pada tanggal 25 Juni lalu, jumlah kunjungan merosot hingga 60 persen.

Hal tersebut karena banyak dari wisatawan yang tidak mengetahui destinasi wisata mana yang menjadi warning, untuk dikunjungi sementara waktu.

Chrismilia  Natalia,Sekretaris Himpunan Hotel Dan Restoran Indonesia, menjelaskan, sehingga banyak wisatawan yang membatalkan jadwal kunjungan mereka,karena takut tertular wabah hepatitis A.

Tentu ini membuat Disparpora gerah, mengingat libur sekolah yang diharapkan dapat menambah pendapatan dar i sektor pariwisata sebesar Rp 15 milyar yang dicanangkan pemerintah pada tahun 2019, terancam tak terpenuhi akibat merosotnya jumlah  kunjungan wisatawan dengan kabar hepatitis A yang mewabah di Pacitan.

Hartoko,Kepala Bidang Pemasaran Disparpora Pacitan, mrnrjlaskan, Perlu diketahui wisatawan yakni tidak semua destinasi wisata terdampak wabah hepatitis, hanya sekitar 20 persen saja destinasi wisata yang menjadi warning untuk dikunjungi wisatawan sementara waktu. Seperti pantai taman, pantai soge dan beberapa destinasi wisata lainnya yang berada di sebelah timur.

"Sementara 80 persen lainya  seperti objek wisata pantai klayar, pantai watu karung, goa gong  dan wisata yang ada di sebelah barat aman untuk dikunjungi," jelas Hartoko.

Dengan kondisi tersebut. Disparpora hanya menyampaikan jika destinasi wisata di daerahnya aman untuk dikunjungi. Terbukti jika di daerah tersebut tidak ada laporan penderita hepatitis A.

Hanya saja dia tidak berani memberikan garansi, terlebih Dinas Kesehatan sebagai dinas teknis penanganan penyakit hepatitis belum bisa menentukan kapan status klb dihentikan dengan alasan sesuai protap kementrian kesehatan pusat. (yos)

Berita Terkait

Pencegahan KLB Hepatitis A Meluas, Dinkes Sterilkan Warung Makan di Kampus

4 Jenis Makanan ini Bisa Mencegah Hepatitis

Disparpora Nyatakan 80 Persen Destinasi Wisata Bebas Dampak Hepatitis

Cegah Hepatitis, Puluhan Pekerja Tempat Hiburan Malam Diperiksa
Berita Terpopuler
IAKMI: PSBB Transisi dan Proporsional Hanya Menyesatkan Saja
Metropolis  15 jam

Mayat Pria Ditemukan di Sungai Beserta Motornya
Peristiwa  14 jam

Lima Ahli Waris dari Tenaga Kesehatan yang Meninggal Terima Penghargaan
Covid-19  14 jam

Pemuda Asal Krian Ini Ngamen Untuk Nyabu
Metropolis  13 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber