Berita Terbaru :
Bos Memiles Divonis Bebas, Member Bersuka Ria
Pabrik Furniture Terbakar, 2 Karyawan Tewas Terpanggang
Bos Memiles Diputus Bebas, Kuasa Hukum Pertanyakan Pengembalian Aset
Langgar Prokes, Ratusan Warga Terjaring Operasi Yustisi
BLT DD Tahap Akhir Dibagikan, 7 Warga Yang Dicoret Dinsos Belum Dapat Bantuan Apapun
Sidang Putusan Kasus Bayi Salah Identitas, Penggugat Mengaku Sudah Terima Uang Ganti Rugi
Puluhan KK di Desa Mategal Alami Krisis Air Bersih
Laut Tercemar Limbah, Warga Amuk Pabrik Pengolahan Ikan
Polisi Dalami Pelanggaran Kegiatan Festival Layangan
24 Nyawa Melayang Akibat Jebakan Tikus
Forkopimda Koordinasi Kamtibmas Saat Pilkada di Masa Pandemi
Dua Paslon Kampanye, Calon Walikota Petahana Teno Bagi Masker, Gus Ipul Menyapa Warga Terdampak Banjir
Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tren Naik Perkara Perceraian di Tengah Pandemi
Aliansi Cinta NKRI Dukung Polda Jatim Bubarkan Deklarasi KAMI
   

Disparpora Nyatakan 80 Persen Destinasi Wisata Bebas Dampak Hepatitis
Mataraman  Jum'at, 05-07-2019 | 18:09 wib
Reporter : Edwin Adji
Pacitan pojokpitu.com, Kabar hepatitis A yang mewabah di Kabupaten Pacitan, juga berdampak terhadap kunjungan wisatawan. Sejak ditetapkan KLB pada tanggal 25 Juni lalu, jumlah kunjungan merosot hingga 60 persen.

Hal tersebut karena banyak dari wisatawan yang tidak mengetahui destinasi wisata mana yang menjadi warning, untuk dikunjungi sementara waktu.

Chrismilia  Natalia,Sekretaris Himpunan Hotel Dan Restoran Indonesia, menjelaskan, sehingga banyak wisatawan yang membatalkan jadwal kunjungan mereka,karena takut tertular wabah hepatitis A.

Tentu ini membuat Disparpora gerah, mengingat libur sekolah yang diharapkan dapat menambah pendapatan dar i sektor pariwisata sebesar Rp 15 milyar yang dicanangkan pemerintah pada tahun 2019, terancam tak terpenuhi akibat merosotnya jumlah  kunjungan wisatawan dengan kabar hepatitis A yang mewabah di Pacitan.

Hartoko,Kepala Bidang Pemasaran Disparpora Pacitan, mrnrjlaskan, Perlu diketahui wisatawan yakni tidak semua destinasi wisata terdampak wabah hepatitis, hanya sekitar 20 persen saja destinasi wisata yang menjadi warning untuk dikunjungi wisatawan sementara waktu. Seperti pantai taman, pantai soge dan beberapa destinasi wisata lainnya yang berada di sebelah timur.

"Sementara 80 persen lainya  seperti objek wisata pantai klayar, pantai watu karung, goa gong  dan wisata yang ada di sebelah barat aman untuk dikunjungi," jelas Hartoko.

Dengan kondisi tersebut. Disparpora hanya menyampaikan jika destinasi wisata di daerahnya aman untuk dikunjungi. Terbukti jika di daerah tersebut tidak ada laporan penderita hepatitis A.

Hanya saja dia tidak berani memberikan garansi, terlebih Dinas Kesehatan sebagai dinas teknis penanganan penyakit hepatitis belum bisa menentukan kapan status klb dihentikan dengan alasan sesuai protap kementrian kesehatan pusat. (yos)

Berita Terkait

Pencegahan KLB Hepatitis A Meluas, Dinkes Sterilkan Warung Makan di Kampus

4 Jenis Makanan ini Bisa Mencegah Hepatitis

Disparpora Nyatakan 80 Persen Destinasi Wisata Bebas Dampak Hepatitis

Cegah Hepatitis, Puluhan Pekerja Tempat Hiburan Malam Diperiksa
Berita Terpopuler
Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tempo Doeloe  5 jam

Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  16 jam

Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Metropolis  6 jam

Laut Tercemar Limbah, Warga Amuk Pabrik Pengolahan Ikan
Peristiwa  2 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber