Berita Terbaru :
Menpora Usulkan Stadion GBT Menjadi Kandidat Pembukaan Piala Dunia U-20
Laka Truk Vs Truk Marinir, Sopir Truk Alami Cidera
Diduga Puluhan Santrinya Positif Covid 19, Pengurus Tutup Sementara Pondok Al-Mubtadiin
Terjaring Operasi Masker, Para Pelanggar Diberikan Pilihan Hukumannya Setelah Diceramahi Camat
Meski Panen Raya, Petani Garam Masih Merugi Karena Hujan yang Masih Turun
Kepala Pusjarah Polri Kunjungi Monument Brimob Bukti Menghalau Belanda Tahun 1949
Hari PMI, Sugiri Bagi Bagi Masker dan Susu Telor
Ipong Muchlissoni Temu Komunitas Pemuda Milenial
Limbah Masker Medis Berserakan di Samping Rumah Sakit Covid
Warga Digegerkan Penemuan Bayi Laki-Laki di Sawah Belakang Puskesmas
78 Bangunan Semi Permanen Tanpa Izin Dirubuhkan
Siswi Berhenti Sekolah Karena Tidak Punya HP
Tak Menguanakan Masker Dengan Benar, Puluhan Awak Bus Jalani Sanksi Sosial
Empat Pj Orkes Dangdut Viral Diberi Sanksi Berlapis
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Berhasil Diamanakan Oleh Tim Gabungan Covid Hunter
   

SMP Swasta Keluhkan SMP Negeri Masih Terima Murid di Luar Masa PPDB
Pendidikan  Kamis, 04-07-2019 | 17:21 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Wiwik Wahyuningsih, Kepala Sekolah SMP 17 Agustus 1945.
Surabaya pojokpitu.com, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP swasta meminta pertanggungjawaban Dinas Pendidikan Surabaya. Sebab, hingga hari ini masih ada pendaftar yang mencabut berkas untuk daftar ulang ke SMP negeri.

Usai aksi demo yang dilakukan SMP swasta Selasa lalu, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP swasta meminta pertanggungjawaban Dispendik Surabaya. Pasalnya, belum ada tindakan konkret yang dilakukan Dispendik Surabaya, dalam menangani PPDB. Justru saat ini masih ditemukan pendaftar yang mencabut berkas untuk daftar ulang ke SMP negeri. Padahal, proses PPDB resmi berakhir pada 24 Juni lalu.

"Senin lalu ada dua pendaftar yang mencabut berkas untuk daftar ulang ke SMP negeri. Bukan itu saja, jalur tambahan yang dibuka Dispendik juga membuat 139 formulir pendaftaran keluar, hanya 40 yang kembali," kata Wiwik Wahyuningsih, Kepala Sekolah SMP 17 Agustus 1945.

Ketua MKKS SMP Swasta, Erwin Darmogo pun menagih janji Dispendik Surabaya dalam menangani PPDB tahun ini. Sebab, usai aksi Selasa lalu, pihaknya meminta dalam kurun waktu 3x24 Dispendik memberikan solusi agar SMP swasta tetap eksis.(end)

Berita Terkait

30 Persen Pagu PPDB Tingkat SMP di Bangkalan Masih Kosong

DPRD Provinsi Jatim Sidak PPDB SMAN 1 Bojonegoro

Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB

Penerimaan Siswa Baru, SMP Negeri 2 Rejotangan Hanya Mendapatkan 3 Calon Siswa
Berita Terpopuler
Pasutri di Ngawi Hidup Serba Keterbatasan
Peristiwa  8 jam

Diduga Rem Blong, Truk Tronton Sasak 4 Rumah di Jalur Wisata Bromo
Peristiwa  6 jam

Bencana Kekeringan Belum Bisa Diatasi, Terutama Daerah Kering Kritis
Metropolis  7 jam

Gudang Mesin Jahit Jalan Veteran Surabaya Ludes Dilalap Api
Metropolis  6 jam



Cuplikan Berita
Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Gudang Mebel dan Dua Rumah Hangus Terbakar
Pojok Pitu

Ratusan Driver Online Unjuk Rasa dan Sweping Rekan
Jatim Awan

KPU Surabaya Segera Publikasikan DPS Pada Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber