Berita Terbaru :
Ratusan Prajurit TNI Latihan Terjun di Kawasan Persawahan
Kuasa Hukum Zaenal Abidin Minta Majelis Hakim Obyektif
Usai Ikut Undian Nomor Urut, Eri-Armuji Langsung Menyapa Warga
Pasca Ambil Nomer, Machfud-Mujiaman Ziarah Makam Sawunggaling, Sapa Warga Surat Ijo dan Warga Bumiarjo
Ambil Cuti Wakil Bupati Gresik Gelar Apel Perpisahan
KPU Terbitkan PKPU Nomor 13 Larangan Kampaye Terbuka
KPU Sidoarjo Tidak Mengikutkan Kelana-Dwi Astutik Dalam Pengundian Nomer Urut
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni : Angka 2 Simbol Damai, MA-Mujiaman Solusi Bagi Surabaya
Besok Setiap Paslon Harus Menyerahkan Laporan Dana Awal Kampanye
Pasangan Calon Bupati Achmad Muhdlor Ali-Subandi Mendapatkan Nomer Urut 2
BPN Surabaya II Sosialisasikan Program Trijuang
2 Residivis Pelaku Pembobol Brankas Berisi Uang Puluhan Juta Diringkus
BHS-Taufikuqulbar Mendapat Nomer 1
Massa Kecewa Dengan Anggota DPRD Jatim Kerena Tidak Menemui Mereka
Nomer Urut 1, 2 dan 3 Diakui Para Paslon Pilkada Mojokerto Pembawa Keberuntungan
   

Harga Cabai Rawit Rp 50 Ribu, Pasokan Cabai Terus Menipis
Ekonomi Dan Bisnis  Kamis, 04-07-2019 | 04:06 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Saat ini pasokan cabai ke Probolinggo sangat minim hingga ketersediaan terus menipis. Foto Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kota Probolinggo mencapai Rp 50 ribu per kilogramnya. Sehari sebelumnya harganya masih dikisaran Rp 40 ribu.

Dari pantauan di pasar baru Kota Probolinggo, stok cabai rawit terus menipis. Terlihat kondisi cabai dipasaran mulai banyak yang mengering. Mahalnya harga disebabkan beberapa hal, salah satunya akibat pasokan dari petani atau pedagang ke pasar tradisional sangat berkurang.

Menurut Vivi Rubiati pedagang bumbu dapur di pasar baru Kota Probolinggo, saat ini memang belum musim panen cabai. Sedangkan kiriman dari luar kota sering terlambat.

Dengan mahalnya harga cabai rawit ini, banyak pedagang mengurangi jumlah pembelian dari tengkulak, karena kuwatir tidak laku.

Sementara itu menurut Sujiono salah satu pembeli cabai rawit, sebagai pedagang bakso sangat menyayangkan harganya terus naik. Dengan mahalnya harga cabai ini dia akan mengurangi cabai dalam pembuatan sambal.

Harga komoditi lainnya, seperti cabai rawit hijau Rp 35 ribu rupiah per kilogramnya dari sebelumnya Rp 20 ribu, tomat naik menjadi Rp 8 ribu perkilogramnya dari sebelumnya Rp 4 ribu. Cabai besar Rp 40 ribu dari sebelumnya Rp 18 ribu rupiah.  (pul)

Berita Terkait

Ayo Dukung Kementan Mengantisipasi Jatuhnya Harga Cabai di Tengah Pandemi

Harga Cabai Anjlok Drastis, Petani di Tuban Merugi

Harga Cabai Turun Drastis, Petani Banyak Merugi

Harga Cabe Naik, Pedagang Makanan Ikut Mengeluh
Berita Terpopuler
GMNI Malang Desak Pemerintah Daerah Perhatikan Kesejahteraan Petani
Malang Raya  7 jam

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Gudang Popok Bayi Ludes Terbakar
Malang Raya  5 jam

Terdampak Kekeringan, Warga Harus Ambil Air di Tengah Hutan
Peristiwa  10 jam

Nikmatnya Kuliner Legendaris Sate dan Becek Menthok
Icip - Icip  12 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber