Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Novi Rahman Hidayat, Bupati Nganjuk
DPRD Nganjuk Mengaku Temukan Penyelewengan APBD Ratusan Juta Rupiah
Rabu, 03-07-2019 | 21:13 wib
Oleh : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Anggota DPRD Nganjuk dari PDIP mengaku menemukan penyelewengan dana APBD sekitar Rp 177 juta dari dana belanja daerah tahun 2018. Penyelewengan dana berupa tidak digarapnya proyek, sementara uang muka sudah dibayarkan oleh pemerintah.

Temuan itu disampaikan Marianto dari komisi 1. Marianto bersama tim Banggar dan diperkuat BPK yakin ada penyelewengan dana dari APBD Nganjuk tahun 2018 untuk sejumlah proyek. "Diantaranya, salahsatu rekanan yang mengikuti lelang dinyatakan menang dan mengambil uang muka proyek pekerjaan di OPD. Namun pekerjaan tidak dilakukan, sementara uang muka dibawa kabur oleh kontraktor tersebut," kata Marianto.

Disamping itu ada sejumlah proyek dari dinas lainnya yang mengurangi volume pekerjaannya, sehingga merugikan negara. Cara ini tidak sesuai dengan visi misi Bupati Nganjuk yang maju dan bermartabat. "Ada sekitar Rp 177 juta dana yang diselewengkan, dan belum dikembalikan ke kas negara," tambah Marianto.

DPRD Nganjuk mendesak kepada bupati agar berhati hati dan melakukan pengawasan terhadap sejumlah OPD dan Tim Pokja lelang di lingkungan Pemkab Nganjuk. Meminta kepada bupati untuk serius dan cepat menangani masalah tersebut, dengan mengembalikan kerugian negera. Serta cepat menutupi volume proyek fisik yang dikurangi oleh oknum tertentu. Baik yang diduga dilakukan oknum pejabat atau oknum kontraktor.

Sementara Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, mengaku sudah menyikapi atas temuan dari BPK dan wakil rakyat tersebut. Dengan menugaskan inspektorat dan memanggil sejumlah OPD yang bermasalah. Bupati meminta agar kerugian negara bisa dikembalikan, serta menutupi volume proyek yang dikurangi.

Bupati menegaskan bahwa pelanggaran itu dilakukan oleh oknum oknum tertentu, dan selalu berbuat curang untuk kepentingannya sendiri. Atas kasus tersebut, bupati Novi menyerahkannya pada proses hukum.

"Untuk tahun ini, Pemkab Nganjuk menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk pembangunan fisik, dan proyek sudah mulai dilakuan. Pemkab juga akan membangun sejumlah taman terbuka hijau dengan anggaran fantastis hingga Rp 9 miliar," kata Novi.

Dengan program itu, tentunya dibutuhkan pengawasan ekstra dari sejumlah pihak agar proyek bisa berjalan dengan baik dan tidak melawan hukum. (pul)

Berita Terkait


DPRD Nganjuk Mengaku Temukan Penyelewengan APBD Ratusan Juta Rupiah

Kejaksaan Negeri Nganjuk Perdalam Penyelidikan Kasus ADD

Aksi Tolak Korupsi Dengan Berkeliling Pulau Jawa

Jaksa Nganjuk Periksa Kades Korupsin APBDES


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber