Berita Terbaru :
78 Kg Sabu-Sabu dan Puluhan Ribu Pil Ekstasi, Koplo dan Happy Five Dimusnahkan
Usai Apel Pagi PNS Dilingkungan Pemkab Gresik Rebutan Buah-Buahan
64.849 Peserta BPJS Kesehatan Akan Dinonaktifkan
Pemilik Tambang Tewas Tertimbun Longsoran
69 Kelurahan Di Surabaya Nol Kasus Covid 19
Perempuan MKGR Target 10 Ribu Untuk Kemenangan Mahfud Arifin
Belajar 12 Tahun Menjadi Prioritas Utama Paslon Er-Ji
Haul KH Abdul Hamid, Dilakukan Virtual dan Membatasi Jamaah Hadir
FK3 Resmi Cabut Dukung Kelana Beralih Dukung Paslon Nomor Urut 1
Diduga Peninggalan Kerajaan Majapahit, Digali Secara Liar Oleh Oknum dan Kini Dikubur Kembali
Dampak Positif Covid, Merebaknya UMKM
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
Jaksa Agung Muda Pengawas Sidak Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Sidoarjo
   

BPCB Jatim Teliti Temuan Sumber Mata Air Bangunan Kuno
Tempo Doeloe  Rabu, 03-07-2019 | 07:20 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, melakukan penelitian penemuan bangunan sumber mata air jaman kuno di Jombang. Hasilnya bangunan kuno ini diperkirakan saluran air untuk pemukiman jaman Mojopahit. Petugas saat ini masih meneliti dengan penemuan situs sebelumnya, yang tidak jauh dari lokasi bangunan sumber air tersebut.

Petugas dari BPCB Jawa Timur langsung mendatangi lokasi di Dusun Sumberbeji Desa Kesamben Kecamatan Ngoro Jombang. Petugas memeriksa struktur bata dan mengukur luasan bangunan.

Termasuk melakukan penggalian di sekitar lokasi yang masih memungkinkan ada bangunan terkait. Dibantu sejumlah pekerja warga setempat, tim BPCB terus melakukan penggalian lokasi di dekat sumber air.

Wicaksono Dwi Nugoro, Arkeolog BPCB Jatim, mengatakan, hasil penelitiannya ditemukan bangunan sepanjang 14 meter dengan lebar 1,5 meter dengan ukuran lubang tengah  55 centimeter dengan kedalaman 205 centimeter atau 35 lapis bata.

"Dari konstukri ini dipastikan bangunan batu bata kuno ini adalah saluran air yang membentang dari timur ke barat untuk kawasan pemukiman di masa majapahit," kata Wijaksono Dwi Nugroho.

Apakah saluran air ini terkait dengan temuan struktur bata di kawasan Desa Bulurejo Diwek, yang berjarak tiga kilometer sebelumnya, petugas BPCB ini  masih menelitinya.

Perkiraan memang saluran air ini digunakan untuk memenuhi air untuk kawasan pemukiman. Rencananya BPCB akan terus melakukan penelitian sebelum dilaporkan ke dinas terkait untuk ditindaklanjuti. (yos)

Berita Terkait

Warga Kembali Temukan Batu Berelief Perempuan di Kompleks Percandian Gedog

Eskavasi Situs Kuno Arkeolog Temukan Bangunan Kuil

BPCB Lakukan Eskavasi Situs Kuno Tribhuwana Tunggadewi

BPCB Jatim Teliti Temuan Sumber Mata Air Bangunan Kuno
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  12 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  11 jam

Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Peristiwa  6 jam

Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber