Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Jamasan Empat Pusaka Kabupaten Ngawi
Selasa, 02-07-2019 | 14:37 wib
Oleh : Herpin Pranoto
Ngawi pojokpitu.com, Empat pusaka simbol budaya Kabupaten Ngawi, dijamas oleh para budayawan setempat dalam prosesi unik. Dua tombak dan dua payung pusaka tersebut, merupakan bagian dari sejarah Kabupaten Ngawi, yang berdiri sejak 661 tahun lalu.

Jamasan pusaka piandel Kabupaten Ngawi, dilakukan di Pendopo Wedya Graha. Empat pusaka, yaitu tombak  kiai singkir , tombak kiai songgolangit, payung tunggul wulung dan payung tunggul warono, dikeluarkan dari gedhong pusaka. 

Prosesi ini dilakukan oleh Budi Sulistyono, Bupati Ngawi dan Ony Anwar, Wakil Bupati Ngawi, serta para sesepuh dari paguyuban permadani.

Empat pusaka tersebut merupakan bagian sejarah Ngawi, yang telah berdiri sejak 661 tahun lalu sebagai bagian dari wilayah kerajaan majapahit.

Haji Subandi, Budayawan, mengatakan, dari banyak pusaka tradisional, empat pusaka tersebut diresmikan menjadi simbol budaya sekitar dekade 1990.

"Jamasan empat pusaka ini lebih bersifat religi karena jamasan sesungguhnya dilakukan pada setiap 1 suro dalam kalender jawa," ujar Haji Subandi.

Dari momentum jamasan pusaka ini, Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, berharap masyarakat, agar tidak melupakan sejarah daerahnya yang diyakini berdiri pada tanggal 7 Juli 1358 masehi.

Dalam jamasan pusaka juga ditampilkan, seni tari khas Kabupaten Ngawi, sebagai hiburan.  Menutup prosesi jamasan, para pejabat dan warga, berebut tumpeng hasil bumi, yang berisi sayur mayur, buah dam umbi-umbian. (yos)

Berita Terkait


Jaga Kebudayaan Jawa, Seninan Ponorogo Latih Karawitan Generasi Muda

Lestarikan Cagar Budaya Pemuda Bersih-bersih Candi

Bupati Dukung Usulan Bangunan Bersejarah Masuk Cagar Budaya

Pemkab Ngawi Usulkan 5 Bangunan Masuk Cagar Budaya


Pemkab Ngawi Usulkan 5 Bangunan Masuk Cagar Budaya

Kampus Budaya Kemojopahitan Dapat Rekor MURI

Peringati Hari Jadi Lumajang, Pemerintah Gelar Resepsi Budaya

Ritual Siraman Waranggono, Bentuk Pelestarian Budaya Langen Tayub
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber