Berita Terbaru :
Drainase Jelek, Pabrik PSI Disidak Bupati
Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
LPT Unair Berhenti Layani Pemeriksaan Spesimen 14 Hari Ke Depan
Terseret Banjir Kali Lamong Dua Orang Meningal Dunia
Puluhan Warga Surabaya Serukan Aksi Tolak PSBB Jilid 3
New Normal Tak Pengaruhi Pembelajaran Praktikum Mahasiswa FK
Pemkot Bantah Cuitan Viral Seorang Dokter di Twitter
Tim Labfor Olah TKP Lokasi Kejadian Tewasnya 2 Bocah Dalam Mobil
Peduli Terhadap Warga yang Terdampak Pandemi Dengan Sediakan Lapak Gratis
Perketat Arus Balik Polda Jatim Sekat Perbatasan
Rumah Sakit Darurat Siap Difungsikan
Jalur Poros dan SPBU di Pantura Terpantau Sepi
Cluster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Jokowi Minta Tambahkan Personil TNI Polri Untuk Turunkan Kurva Covid 19 di Jatim
Disinyalir Penyandang Dana Buat Balon, Seorang ASN Diperiksa Polisi
   

Nekat Membunuh dan Membakar Mayat Mertua Karena Sakit Hati
Peristiwa  Sabtu, 29-06-2019 | 16:53 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Motif pembunuhan dan pembakaran mayat wanita asal Sidoarjo dilakukan karena sakit hati sering dimarahi. Serta pelaku Wahyu Hermawan ingin mengusai harta benda milik mertuanya itu. Foto Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Seorang menantu nekat membunuh dan membakar mayat ibu mertuanya. Pelaku bersama pelaku adik sepupunya dibekuk anggota Reskrim Polres Mojokerto.

Maka atas tertangkapnya Wahyu Hermawan, teka teki identitas korban Sri Astutik yang mayatnya dibakar dan tengkoraknya ditemukan di ladang perkebunan trawas berakhir sudah. Bahkan polisi berhasil mengungkap motif pembunuhan terhadap Sri Astutik seorang wanita asal Buduran Sidoarjo
 
Kedua pelaku bernama Wahyu Hermawan warga Buduran Sidoarjo yang tak lain menantu korban dan Sugeng Wahyu warga Trawas, adalah adik sepupu dari pelaku utama.

Sedangkan identitas wanita yang dibunuh dan dibakar mayatnya diketahui bernama Sri Astutik.
Motif pelaku Wahyu Hermawan nekat menghabisi Sri Astutik karena sakit hati sering dimarahi dan ditagih hutang. Selain itu pelaku nekat membakar mayat ibu mertuanya dengan dibantu adik sepupunya Sugeng Wahyu itu, juga ingin menguasai harta benda korban Sri Astutik

Menurut Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, kasus pembunuhan berencana tersebut diawali dengan pencurian dan kekerasan dan menghilangkan jejak. Dengan cara membakar mayat sampai menjadi tengkorak. Kedua pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yaitu,pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP dan pasal 365 KUHP dan pasal 181 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan dan pembakaran mayat korban, tengkoraknya sempat menggegerkan warga Trawas Mojokerto. Kasus ini terungkap setelah petugas melakukan penyelidikan dan melakukan tes DNA terhadap tengkorak dan keluarga korban Sri Astutik. Hingga akhirnya berhasil meringkus kedua pelaku pembunuhan. (pul)



Berita Terkait

Kakak Beradik Pelaku Pembunuhan Bocah SD Diringkus Polisi

Pelaku Pembunuhan dan Pembakaran Seorang Perempuan Menjalani Reka Ulang

Nekat Membunuh dan Membakar Mayat Mertua Karena Sakit Hati

Reka Ulang Pembunuhan Disambut Isak Tangis Anak Korban
Berita Terpopuler
Cluster Pabrik Rokok, 1 Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19
Covid-19  4 jam

Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  16 jam

Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  17 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  15 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber