Berita Terbaru :
Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkot Malang Kembali Tutup Jalan Ijen dan Veteran
Imam Masjid Girilaya : Machfud Arifin Pemimpin Yang Terbukti Peduli, Bukan Pemimpin Obral Janji
Waspada Bencana, BPBD Gandeng Badan Geologi Teliti Potensi Likuefaksi di Jatim
Warga Panen Ikan Saat Debit Air Waduk Dawuhan Mengering
Seorang Pemuda Ngaku Dapat Bisikan Gaib Untuk Begal Payudara Wanita
Polrestabes Surabaya Terima 100 Ribu Masker Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
Pemkot Tutup Karanggayam, 20 Club Persebaya Mengadu dan Dukung MA-Mujiaman
Pemkab Gresik Sangat Serius Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Euphoria Sepak Bola Usia Dini
Dewan Adat Majapahit Protes Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Sejumlah Karyawati Pabrik
Dua Pasang Calon Walikota Blitar Deklarasikan Kampanye Damai dan Sehat
Deklarasi Damai, Kampanye Pilkada Kota Surabaya Harus Sesuai Protokol Kesehatan
Bawaslu Ajak Kedua Paslon Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan Saat Kampanye
Forkopimda Gelar FGD dan Deklarasi Pilkada Damai Serta Sehat
Satreskrim Polresta Banyuwangi Bekuk Dua Pelaku dan Empat Penadah Motor
   

Nekat Membunuh dan Membakar Mayat Mertua Karena Sakit Hati
Peristiwa  Sabtu, 29-06-2019 | 16:53 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Motif pembunuhan dan pembakaran mayat wanita asal Sidoarjo dilakukan karena sakit hati sering dimarahi. Serta pelaku Wahyu Hermawan ingin mengusai harta benda milik mertuanya itu. Foto Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Seorang menantu nekat membunuh dan membakar mayat ibu mertuanya. Pelaku bersama pelaku adik sepupunya dibekuk anggota Reskrim Polres Mojokerto.

Maka atas tertangkapnya Wahyu Hermawan, teka teki identitas korban Sri Astutik yang mayatnya dibakar dan tengkoraknya ditemukan di ladang perkebunan trawas berakhir sudah. Bahkan polisi berhasil mengungkap motif pembunuhan terhadap Sri Astutik seorang wanita asal Buduran Sidoarjo
 
Kedua pelaku bernama Wahyu Hermawan warga Buduran Sidoarjo yang tak lain menantu korban dan Sugeng Wahyu warga Trawas, adalah adik sepupu dari pelaku utama.

Sedangkan identitas wanita yang dibunuh dan dibakar mayatnya diketahui bernama Sri Astutik.
Motif pelaku Wahyu Hermawan nekat menghabisi Sri Astutik karena sakit hati sering dimarahi dan ditagih hutang. Selain itu pelaku nekat membakar mayat ibu mertuanya dengan dibantu adik sepupunya Sugeng Wahyu itu, juga ingin menguasai harta benda korban Sri Astutik

Menurut Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, kasus pembunuhan berencana tersebut diawali dengan pencurian dan kekerasan dan menghilangkan jejak. Dengan cara membakar mayat sampai menjadi tengkorak. Kedua pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yaitu,pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP dan pasal 365 KUHP dan pasal 181 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan dan pembakaran mayat korban, tengkoraknya sempat menggegerkan warga Trawas Mojokerto. Kasus ini terungkap setelah petugas melakukan penyelidikan dan melakukan tes DNA terhadap tengkorak dan keluarga korban Sri Astutik. Hingga akhirnya berhasil meringkus kedua pelaku pembunuhan. (pul)



Berita Terkait

Korban Pembunuhan, Pria Asal Sidoarjo Ditemukan Tewas di Sawah

Kakak Beradik Pelaku Pembunuhan Bocah SD Diringkus Polisi

Pelaku Pembunuhan dan Pembakaran Seorang Perempuan Menjalani Reka Ulang

Nekat Membunuh dan Membakar Mayat Mertua Karena Sakit Hati
Berita Terpopuler
Puluhan Santri Pesantren Terpapar Covid 19
Covid-19  8 jam

Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Peristiwa  5 jam

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  13 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  19 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber