Berita Terbaru :
Dampak Positif Covid, Merebaknya UMKM
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
Jaksa Agung Muda Pengawas Sidak Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Sidoarjo
Sempat Ditahan di Malaysia, 154 Orang Pekerja Imigran Indonesia Asal Madura Dideportasi
Tiga Bos Nasional Turun Tangan Selesaikan Konflik Klenteng Tuban
Warga Datangi Balai Desa Tuntut Penutupan Kandang Ayam
Tolak UU Omnibus Law, BEM Malang Raya Gelar Aksi Demo
Bencana Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah
Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Dinas Pendidikan Berlakukan Belajar Tatap Muka Tingkat SD-SMP Masuk Zona Hijau dan Kuning
Seorang Laki-Laki Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Persebaya Tagih Hak Komersial Rp 800 Juta Per Bulan ke PSSI
Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
   

Nekat Membunuh dan Membakar Mayat Mertua Karena Sakit Hati
Peristiwa  Sabtu, 29-06-2019 | 16:53 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Motif pembunuhan dan pembakaran mayat wanita asal Sidoarjo dilakukan karena sakit hati sering dimarahi. Serta pelaku Wahyu Hermawan ingin mengusai harta benda milik mertuanya itu. Foto Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Seorang menantu nekat membunuh dan membakar mayat ibu mertuanya. Pelaku bersama pelaku adik sepupunya dibekuk anggota Reskrim Polres Mojokerto.

Maka atas tertangkapnya Wahyu Hermawan, teka teki identitas korban Sri Astutik yang mayatnya dibakar dan tengkoraknya ditemukan di ladang perkebunan trawas berakhir sudah. Bahkan polisi berhasil mengungkap motif pembunuhan terhadap Sri Astutik seorang wanita asal Buduran Sidoarjo
 
Kedua pelaku bernama Wahyu Hermawan warga Buduran Sidoarjo yang tak lain menantu korban dan Sugeng Wahyu warga Trawas, adalah adik sepupu dari pelaku utama.

Sedangkan identitas wanita yang dibunuh dan dibakar mayatnya diketahui bernama Sri Astutik.
Motif pelaku Wahyu Hermawan nekat menghabisi Sri Astutik karena sakit hati sering dimarahi dan ditagih hutang. Selain itu pelaku nekat membakar mayat ibu mertuanya dengan dibantu adik sepupunya Sugeng Wahyu itu, juga ingin menguasai harta benda korban Sri Astutik

Menurut Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, kasus pembunuhan berencana tersebut diawali dengan pencurian dan kekerasan dan menghilangkan jejak. Dengan cara membakar mayat sampai menjadi tengkorak. Kedua pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yaitu,pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP dan pasal 365 KUHP dan pasal 181 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan dan pembakaran mayat korban, tengkoraknya sempat menggegerkan warga Trawas Mojokerto. Kasus ini terungkap setelah petugas melakukan penyelidikan dan melakukan tes DNA terhadap tengkorak dan keluarga korban Sri Astutik. Hingga akhirnya berhasil meringkus kedua pelaku pembunuhan. (pul)



Berita Terkait

Korban Pembunuhan, Pria Asal Sidoarjo Ditemukan Tewas di Sawah

Kakak Beradik Pelaku Pembunuhan Bocah SD Diringkus Polisi

Pelaku Pembunuhan dan Pembakaran Seorang Perempuan Menjalani Reka Ulang

Nekat Membunuh dan Membakar Mayat Mertua Karena Sakit Hati
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  9 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  8 jam

Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Peristiwa  3 jam

Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber