Berita Terbaru :
Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
PDIP Tunjuk Calon Kepala dan Wakil Kepala Daerah di Jawa Timur
Polisi Lakukan Penyelidikan Penyebab Ledakan PT Enero
Karena Pegawai Positif, Penutupan Dukcapil Diperpanjang
Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi Terbaring Sakit
Dapat Rekom Partai Hanura, Teno Akan Lakukan Konsolidasi Antar Partai Pengusung
Chamber Of Conference, Hindari Tatap Muka Pegawai Peradilan di Tengah Pandemi Covid 19
Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
33 Tahun Arema, Aremania Rindu Dualisme Berakhir
Pesawat Tempur Tergelincir di Lanud Iswahjudi
Warga Trauma Diserang Kembali, TNI Polri Dibantu Brimob Siaga
Bandar Narkoba Lapas Porong Ditembak Mati
Pelajar SMK Negeri Puspo Ciptakan Pakan Konsentrat Untuk Sapi Perah dan Kambing Dari Limbah Pertanian
Lapas Over Kapasitas, Pemerintah Bakal Terapkan Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkoba
Keturunan Gipo Kecewa Pemkot Abaikan Langgar Bersejarah
   

Kejari Bidik 5 Anggota DPRD Surabaya Kasus Korupsi Jasmas
Hukum  Jum'at, 28-06-2019 | 17:56 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Sugito, anggota DPRD Surabaya
Berita Video : Kejari Bidik 5 Anggota DPRD Surabaya Kasus Korupsi Jasmas
Surabaya pojokpitu.com, Usai menetapkan Sugito, anggota DPRD Surabaya sebagai tersangka kasus korupsi dana hibah Pemkot proyek Jasmas, kini penyidik pidana khusus (pidsus) Kejari Tanjung Perak membidik 5 anggota DPRD Surabaya lainnya. Kelima anggota DPRD Surabaya tersebut diduga ikut berperan dalam korupsi dana hibah pemkot yang merugikan keuangan negara lebih dari Rp 5 miliar ini.

Ditetapkannya Sugito, anggota DPRD Surabaya sebagai tersangka korupsi dana hibah Pemkot membuka pintu adanya tersangka dari anggota DPRD Surabaya lainnya. Saat ini, penyidik Kejari Tanjung Perak mulai membidik lima anggota DPRD Surabaya untuk diperiksa intensif.

Kelima anggota DPRD Surabaya tersebut Darmawan, Binti Rochma, Dini Rinjani, Ratih Retnowati dan Saiful Aidy. Kelima anggota dewan ini menjadi fokus jaksa, lantaran disebut dalam surat dakwaan untuk terdakwa Agus Setiawan Tjong di Pengadilan Tipikor Surabaya. Meski telah mengantongi nama-nama anggota dewan, namun Kejari Tanjung Perak bersikap hati-hati sambil mencari dua alat bukti untuk menetapkan anggota DPRD Surabaya lain sebagai tersangka.

"Kami melakukan penyidikan secara profesional berdasarkan alat bukti yang cukup. Untuk tahap ini, kami melepas skala prioritas berdasarkan alat bukti siapa dulu yang terindikasi kuat. Untuk berikutnya, Insya Allah, kami lakukan secara personal. Kalau dari pengembangan dari keterangan Sugito ini ada keterlibatan pihak lain, secara adil kami akan melakukan penyidikan berikutnya," tutur Rachmat Supriady, Kajari Tanjung Perak.

Seperti diberitakan, kasus korupsi dana hibah Pemkot Surabaya untuk pengadaan barang proyek jasmas tahun 2016, mulai menyeret anggota DPRD Surabaya. Sugito, anggota DPRD dari Partai Hanura ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Kamis sore.

Sugito dinilai ikut bersama-sama melakukan korupsi dana hibah Pemkot yang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 4,9 miliar ini. (end)

Berita Terkait

Mengejutkan, Ratih Bebas, Syaiful dan Dini Divonis 18 Bulan

3 Anggota DPRD Kota Surabaya Dituntut 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 100 Juta

Dituntut 3 Tahun Penjara, Binti Rochma Mengaku Kecewa

Korupsi Jasmas, Sugito Mantan Anggota DPRD Surabaya Divonis 1,8 Tahun Penjara
Berita Terpopuler
Chamber Of Conference, Hindari Tatap Muka Pegawai Peradilan di Tengah Pandemi Co...selanjutnya
Hukum  2 jam

Pesawat Tempur Tergelincir di Lanud Iswahjudi
Peristiwa  3 jam

Historis SBY, Demokrat Prioritaskan Kemenangan di Pacitan
Pilkada  14 jam

PDI Perjuangan Lawan Incumbent Ipong Muchlissoni
Pilkada  11 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber