Berita Terbaru :
Laka Lantas Operasi Patuh Semeru Meningkat
Jatim Belum Layak Lakukan Sekolah Tatap Muka
Pertumbuhan Ekonomi Minus, Kemenhub Beri Konsesi Terminal Logistik
Akademisi Arsitektur : Warna Biru Alun-Alun Magetan Bagian Dari Simbol Kekuasaan
Pasangan OK Segera Deklarasi Parpol Pengusung
Unik, UWK Malang Gelar Wisuda Secara Drive Thrue
Meski Harga Gabah Naik, Petani Tak Jual Semua Hasil Panennya
Mendagri Bilang Ada Kepala Daerah Yang Tidak Serius Tangani Covid-19
   

Sempat Hilang, Medali Ramon Magsaysay Untuk Gus Dur Telah Dikembalikan
Tempo Doeloe  Jum'at, 28-06-2019 | 12:10 wib
Reporter : Yusmana Windarto
Medali yang sempat hilang dan berpindah tangan ke kolektor benda antik di Surabaya ini, akhirnya kembali ke pihak keluarga Gus Dur. Foto Yusmana Windarto
Berita Video : Sempat Hilang, Medali Ramon Magsaysay Untuk Gus Dur Telah Dikembalikan
Surabaya pojokpitu.com, Setelah sempat menghilang sejak lengser di tahun 2001, medali Ramon Magsaysay Award untuk Presiden Republik Indonesia ke 4, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur akhirnya dikembalikan.

Pengembalian medali Ramon Magsaysay Award saat jaringan Gusdurian Surabaya menggelar halal bihalal di Kamis (27/6) malam. Acara dihadiri oleh Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian atau JGD Allisa Qotrunada Munawaroh alias Allisa Wahid, putri Presiden Republik Indonesia ke 4, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Agenda tahunan juga dihadiri komunitas warga tionghoa, jaringan lintas agama, dan para Gusdurian. Allisa mendapat kejutan dari perhimpuan Indonesia Tionghoa atau Inti. Kejutan itu diserahkan Ketua Inti, Gatot Seger Santoso berupa Medali Ramon Magsaysay Award.

Medali penghargaan yang dibentuk pada April 1957 oleh para Wali Amanat Rockefeller Brothers Fund atau RBF di Kota New York Amerika Serikat, ini sempat hilang pasca lengsernya Gus Dur di tahun 2001.

 Medali yang diberikan kepada Gus Dur untuk penghargaan terhadap penegakan toleransi keagamaan di Indonesia ini nyaris dijual ke Singapura. Medali yang memiliki nilai sejarah ini sempat jatuh ke tangan salah seorang kolektor benda bersejarah di Surabaya.

Namun, atas kecintaan terhadap Gus Dur, medali yang diperkirakan memiliki nilai hingga ribuan dollar ini akhirnya diserahkan secara sukarela oleh sang pemilik. 

Menurut Ketua Inti, Gatot Sger Santoso, medali Ramon Magsaysay Award memiliki sejarah Presiden RI ke 4. "Medali yang mengambil nama Almarhum Presiden Filipina ini diberikan kepada Gus Dur, atas penyebarluasan, keteladanan, dan integritasnya dalam toleransi keagamaan, dalam lingkungan masyarakat demokratis," kata Gatot Seger Santoso.

Perlu diketahui, medali penghargaan Ramon Magsaysay ini tak hanya diberikan kepada Gus Dur. medali ini juga diberikan ke sejumlah tokoh penting di Indonesia, seperti Gubernur Jakarta tahun 1966, Ali Sadikin, satrawan Indonesia, Hans Bague Yassin, mantan Kapolri Anton Sujarwo. Jurnalis Senior Mochtar Lubis, dan Komisi Pemberantasan Korupsi. (pul)

Berita Terkait

Makam Ditutup, Peziarah Gus Dur Masih Berdatangan

Cegah Penyebaran Corona Makam Gus Dur Ditutup

Haul, Ribuan Pecinta Gus Dur Gelar Khotmil Quran

Penghargaan Gus Dur Dari Zhenghe International Peace Forum : Tokoh Perdamaian
Berita Terpopuler
Pasangan OK Segera Deklarasi Parpol Pengusung
Pilkada  10 jam

Pertumbuhan Ekonomi Minus, Kemenhub Beri Konsesi Terminal Logistik
Ekonomi Dan Bisnis  7 jam

Meski Harga Gabah Naik, Petani Tak Jual Semua Hasil Panennya
Ekonomi Dan Bisnis  12 jam

Akademisi Arsitektur : Warna Biru Alun-Alun Magetan Bagian Dari Simbol Kekuasaan...selanjutnya
Life Style  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber