Berita Terbaru :
Tak Penuhi Protokol Kesehatan, THM Dilarang Buka
Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
   

Dampak Kekeringan Tanaman Cabe Mengering Kurangan Air
Ekonomi Dan Bisnis  Kamis, 27-06-2019 | 01:02 wib
Reporter : Syaiful Anwar
Sumenep pojokpitu.com, Akibat kekurangan air di musim kemarau, tanaman cabai milik petani di Kabupaten Sumenep mulai mengering. Bahkan, sebagian tanaman ada yang mati.

Padahal harga cabai di tingkat petani saat ini mulai merangkak naik. Seharga Rp 10 ribu perkilogram dari harga sebelumnya hanya Rp 5 ribu perkilogram. Namun kenaikan itu tidak bisa dinikmati oleh petani cabai, lantaran tanaman mereka mulai mengering dan mati.
 
Seperti yang dialami petani cabai di Desa Bumbungan Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep. Sejumlah tanaman cabai mulai mengering, bahkan sebagian ada yang mati, karena sudah tidak ada air. Sebelumnya pada musim penghujan, para petani mengandalkan air hujan untuk mengairi tanaman cabai mereka.

Menurut Sofwan petani cabai, hanya bisa pasrah sambil mengais sisa-sisa buah cabai yang masih bisa dipanen. Sementara batang pohon dan daun cabai perlahan-lahan layu, kering dan mati. Buah cabai tidak sempurna banyak yang berjatuhan karena membusuk.

Petani berharap, ada upaya pemerintah untuk melakukan pengeboran maupun membuat penampungan air untuk pengairan lahan pertanian. Sehingga petani tetap bisa berproduksi mengolah lahan pertanian, baik tanaman cabai maupun tanaman pertanian lainnya. (pul)

Berita Terkait

Ayo Dukung Kementan Mengantisipasi Jatuhnya Harga Cabai di Tengah Pandemi

Harga Cabai Anjlok Drastis, Petani di Tuban Merugi

Harga Cabai Turun Drastis, Petani Banyak Merugi

Harga Cabe Naik, Pedagang Makanan Ikut Mengeluh
Berita Terpopuler
Petugas PPDP Temui Kendala Saat Mencoklit Data Pemilih
Pilkada  2 jam

Warga Nduri Ponorogo Krisis Air Bersih
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber