Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Tidak hanya tanaman padi yang mati akibat kekurangan air, tanaman jeruk pamelo di Kabupaten Magetan, juga mengalami nasib yang sama. Foto M.Ramzi
Puluhan Hektar Tanaman Jeruk Pamelo Mati Kekeringan
Rabu, 26-06-2019 | 20:11 wib
Oleh : M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Puluhan hektar tanaman jeruk pamelo di Kabupaten Magetan mati, akibat kekurangan air pada musim kemarau ini. Petani mengalami rugian puluhan juta rupiah.

Puluhan hektar tanaman jeruk pamelo di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Sukomoro Dan Kecamatan Bendo Magetan, mati kekeringan, di musim kemarau. Salah satunya di Desa Pojoksari Kecamatan Sukomoro. Di desa ini, tanaman jeruk pamelo yang baru berusia 3 tahun mati kekeringan akibat kekurangan air.

Dampak kekeruangan air, membuat daun-daun jeruk khas Magetan tersebut menjadi kering dan rontok. Tidak berapa lama kemudian tanaman menjadi mati. Sebagian besar petani terpaksa menebang batang tanaman jeruk, yang akan digunakan sebagai kayu bakar .

Menurut Suminong petani jeruk pamelo, kondisi ini menyebabkan kerugian besar bagi petani. Karena yang mati merupakan tanaman jeruk pada masa produktif.

Perangkat Desa Pojoksari, Purwito, mengaku, pemerintah sudah memberi bantuan bibit jeruk, akan tetapi jumlahnya tidak sesuai dengan volumen tanaman jeruk yang mati.

Selain pendampingan, pihak desa berharap ada bangunan sumur pompa yang bisa menjadi solusi bagi petani jeruk pamelo pada saat musim kemarau. (pul)

Berita Terkait


Puluhan Hektar Tanaman Jeruk Pamelo Mati Kekeringan

Inilah Waktu Terbaik untuk Makan Buah

Produksi Jeruk Petani di Pamekasan Menurun 30 Persen


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber