Berita Terbaru :
PGRI Jatim Usulkan KBM Dimulai Januari 2021
Begini Metode Kampanye Yang Akan Diterapkan Dalam Pilkada Serentak
Dinilai Tak Koordinasi, Rapid Test di Lingkungan Masjid Dibubarkan
Bantuan Sosial Tunai Kemensos Tahap Kedua Mulai Dicairkan Hari Ini
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Orang, Satu Karyawan PT Enero Ditetapkan Tersangka
Hasil Tes Swab Wakil Walikota Surabaya Dipastikan Negatif
Tujuh Hari Dirawat, Tambahan Klaster Jamaah Masjid Meninggal Dunia
Ribuan Paket Sembako Dan APD Disalurkan Ke Ribuan Warga Terdampak Covid-19 di Jatim
Diduga Sumbu Terlalu Pendek, Perangkat Desa Terkapar Terkena Ledakan Petasan
Pemkot Surabaya Pastikan 1 Karyawan PDAM Surabaya Meninggal Terpapar covid 19
Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Terapi Plasma Konvaselen Diklaim Mampu Sembuhkan Pasien Positif Covid 19
New Normal: Cabor Basket dan Sepak Bola Disarankan Jangan Latihan Seperti Biasa
9 Hari, 8 Ribu Warga Dirapid Test, 1300 Orang Reaktif
Terealisasi 12 M, Pemkab Madiun Refocussing Anggaran Ratusan Milyar
   

Naturalisasi Maxie Esho Sedang Proses, Timnas Basket Butuh Big Man
Olah Raga  Senin, 24-06-2019 | 21:09 wib
Reporter :
basket. Foto dok pojokpitu.com
Surabaya pojokpitu.com, Pemain CLS Knights Maxie Esho berpeluang membela tim nasional basket Indonesia pada SEA Games 2019. Saat ini naturalisasi pemain asal Amerika Serikat (AS) itu terus dikebut oleh PB Perbasi.

Mulai September mendatang, dia diharapkan sudah menjadi warga negara Indonesia. Dia diproyeksikan masuk timnas persiapan FIBA Asia Cup 2021.

"Masih on progress karena ini sudah surat menyurat dan proses administrasi saja. Sekarang dia sedang main di Liga Hong Kong," papar manajer timnas basket Fareza Tamrella, Jumat (21/6).

Esho dipilih setelah mengantar CLS menjadi juara Asean Basketball League (ABL) 2018-2019.

Dia menjadi mesin pencetak poin tim dengan torehan rata-rata 22,4 poin per game.

Fareza mengungkapkan, sebenarnya tim butuh dua pemain. Pihaknya mengincar satu lagi pemain dari AS. Namun, belum ada gambaran pasti.

Pelatim tim basket putra Indonesia Wahyu Hidayat Jati meminta big man untuk melengkapi skuat.

"Kami masih kurang di sana (big man). Maxie ini pemain yang bagus. Apalagi secara umum pemain asing sudah tahu tugas dan tanggung jawabnya," kata Wahyu.

Indonesia sebenarnya sudah punya beberapa pemain naturalisasi. Salah satunya forward Satria Muda Pertamina Jakarta Jamarr Andre Johnson.

Namun, Jamarr mengalami cedera achilles ketika membela Satria Muda di IBL lalu. Saat ini dia masih memulihkan diri. (feb/na/jpnn/pul)

Berita Terkait

Imbase Virus Corona, Puslada Basket Harus Berhenti

Pernah Juara Asean, BBM CLS Knights Indonesia Akan Ikut Kompetisi Asia

Juara ABL/BBM CLS Knights Indonesia Cari Tantangan ke Liga Thailand

Basket Putri Mewaspadai Thailand dan Philipina
Berita Terpopuler
Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Covid-19  7 jam

Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Peristiwa  4 jam

Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  19 jam

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  21 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber