Berita Terbaru :
New Normal Akan Diterapkan Saat Tahun Ajaran Baru
Pemkot Malang Tetapkan 13 Point Untuk New Normal Life
Warga Temboro Minta Kelonggaran Akses, Sementara Pemkab Tawarkan Kampung Tangguh
Nenek Berusia 100 Tahun Sembuh Dari Covid-19
Ditengah Pandemi Covid-19, Penjualan Tanah Kavling Turun Drastis
21 Pasien Covid 19 Asal Lumajang Dinyatakan Sembuh
Data Hari Ini Pasien Covid 19 Bertambah 557 Orang
Empat Pasien Reaktif Dijemput Jalani Isolasi
Hasil Rapidtest 815 Karyawan Pabrik Rokok Madiun Non Reaktif
Bupati Kunjungi 8 Orang Yang Dikarantina Karena Mudik
Ratusan Pedagang di 3 Pasar Bojonegoro Ikut Rapid Test
Tambang Batu Kapur Runtuh, Alat Tambang Rusak Tertimbun
Optimalkan Laboratorium, Surabaya Tak Perlu Mobil Tes PCR
Kasus Covid 19 di Jatim Capai 4.409 Orang
PMI Kirim Bantuan Ventilator ke RS Muhammadiyah Lumajang
   

Watu Ulo Pegon Parade, Kolaborasi Pawai Pegon Dengan Seni Budaya
Rehat  Senin, 24-06-2019 | 12:04 wib
Reporter : Felli Kosasi
Jember pojokpitu.com, Pawai pegon yang menjadi tradisi warga Ambulu Jember digelar setiap tahun, kali ini digelar secara berbeda. Meski mundur dari jadwal yang biasanya hari ke 7 bulan syawal, kali ini digelar akhir bulan syawal.

Pawai pegon atau cikar di Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu Jember digabung dengan acara seni budaya. Sehingga membuat ribuan wisatawan memadati pantai watu ulo yang terkenal.

Diberi nama waton (Watu Ulo Pegon Parade), dimulai dengan arak arakan pegon atau cikar yang dihias khusus dengan berbagai ornamen. Dengan mengambil start dari balai desa sumberrejo dan finish di lokasi Wisata Pantai Watu Ulo, sekitar 56 peserta menempuh jarak hampir 5 kilometer.

Ketua Panita Riono, berharap semua pihak dapat bersinergi lebih baik lagi. Sehingga tahun depan acara semacam ini lebih semarak.

Acara pawai pegon ini juga ikut dihadiri oleh Bupati Jember, Faida MMR.  Acara ditutup dengan penyerahan tumpeng ketupat setinggi 5 meter dan direbutkan oleh warga.

Bupati Jember, Faida MMR menyatakan dirinya sengaja memundurkan kegiatan ini, karena ingin mengerahkan seluruh kekuatan agar festival pegon terselenggara lebih dari biasanya. "Pesertanya mulai dari pelajar, pelukis, perupa dan pegiat seni ikut dilibatkan," kata Faida.

Kedepan Bupati Jember berharap pawai pegon dapat menyedot perhatian dunia. Karena Festifal pegon atau cikar ini hanya ada di Kabupaten Jember. (pul)

Berita Terkait

Anggun dan Indah, Busana Berbahan Limbah

Parade Alutsista TNI, Warga Bisa Menaiki Tank

Watu Ulo Pegon Parade, Kolaborasi Pawai Pegon Dengan Seni Budaya

Parade Tembakan dari Alutsita TNI Gabungan Dalam Labantem Terpadu 2018
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  9 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  18 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  16 jam

Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Politik  7 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber