Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Sosok 

Balita ini masuk golongan keluarga tak mampu tak memiliki BPJS, dan hanya mendapat bantuan berobat dari kartu miskin desa. Untuk berobat lebih lanjut tak memiliki biaya. Foto Achmad Syarwani
Sangat Butuh Bantuan Bupati, Balita Miskin Ini Tak Beranus dan Jantung Bocor
Senin, 24-06-2019 | 10:48 wib
Oleh : Achmad Syarwani
Berita Video : Sangat Butuh Bantuan Bupati, Balita Miskin Ini Tak Beranus dan Jantung Bocor
Nganjuk pojokpitu.com, Seorang balita di Nganjuk hidup memprihatinkan. Sebab selain jantungnya yang bocor, ia juga tak memeiliki anus.

Adalah Ananda Roni Sobirin (4) warga Dusun Nglegok Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro Nganjuk terlahir dalam kodinisi tak sempura. Anak pasangan Abdul Rochim dan Sriyani terlihat memiliki kekurangan secara fisik sejak dilahirkan. Awalnya sang ibu tak mengira bayinya lahir tak sempurna. Selang sehari pasca kelahiran, Sriyani heran karena bayinya tak juga buang air besar.

Namun setelah dilihat, ternyata anak keduanya itu tak memiliki anus. Setelah diperiksakan ke dokter ternyata juga ada kebocoran jantung. Masih beruntung pengobatan dibantu pemerintah dengan surat keteranagan miskin.

Meski begitu, tidak semua biaya pengobatan tercover. Salah satunya untuk membeli alat terapi, terpaksa harus membuat alat terapi sendiri terbuat dari lilin dibungkus sarung tangan dan di lumuri cairan jell. Kemudian dimasukkan ke lubang anus buatan.

Cara ini tidak menjamin aman, namun setidaknya tidak bahaya pada anak. Sriyani mengaku terpaksa menggunakan cara itu tak mampu membeli di rumah sakit senilai Rp 600 ribu. "Pekerjaan Suami saya serabutan, tak mampu mengobatkan Ananda Roni dengan maksimal," kata Sri.

Sri berharap kepada Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat, bisa memperhatikan nasib orang tak mampu ini. Dengan memberikan fasilitas pengobatan secara maksimal ke rumah sakit daerah, atau RSUD DR Sutomo untuk operasi.

"Selama Novi Rahman Hidayat menjabat sebagai bupati belum pernah menjenguk kami keluarga miskin," tambah Sriyani,

Sri juga berharap para dermawan yang sudi membatu biaya pengobatan anaknya. Dengan membelikan alat terapi senilai Rp 600 ribu. (pul)

Berita Terkait


Sangat Butuh Bantuan Bupati, Balita Miskin Ini Tak Beranus dan Jantung Bocor

Balita Alami Kelainan dan Gizi Buruk Dievakuasi ke Rumah Sakit

Kesulitan Biaya, Orang Tua Anak Penderita Gizi Buruk Mengadu ke Anggota Dewan

Berawal Dari Bronkitis, Bocah Muzaki Aditya Kena Gizi Buruk


Panas, Dua Paslon Saling Kritik Data Kemiskinan dan Gizi Buruk

Tak Punya Biaya, Seorang Penderita Gizi Buruk Makin Mengenaskan

Masih Ada 135 Balita Kena Gizi Buruk di Magetan

Banyak Penyakit, Nyawa Bayi Gizi Buruk Terancam

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber