Berita Terbaru :
Diduga Korsleting Listrik, Atap Rumah Terbakar
Ratusan Pekerja Seni dan Pemilik Usaha Sound Sistem di Banyuwangi Gelar Aksi di Depan Kantor Gugus Tugas Covid-19
Bawaslu Jatim Banyak Menemukan Petugas PPDP Tidak Mematuhi Prosedur Coklit
Dimasa Pandemi, Seniman Pilih Buka Angkringan
Pemkot Surabaya Klarifikasi Pernyataan Risma Surabaya Hijau
Satu PDP Meninggal Dunia, Keluarga Tolak Pemulasaraan Protokol Kesehatan
Empat Rumah di Royal Kencana Disatroni Maling
Ulama Jember Doa Bersama Untuk Korban Bom Beirut
Seluruh Pegawai Puskesmas Maospati Jalani Tes Swab
Komisi A Minta Peran Aktif Guru di Wilayah Minim Akses Internet
Ipong Kantongi 4 Kandidat Pendampingnya di Pilkada 2020
Baru Keluar Penjara, Pencuri Modus Cari Kos Kembali Berulah
Rumah Roboh Timpa Penghuni, Seluruh Perabotan Tak Terselamatkan
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Kasus Kematian Covid-19 Lampaui Persentase Global
   

Darmin Tunggu Usulan Formulasi Dasar Penurunan Harga Tiket Pesawat
Ekonomi Dan Bisnis  Senin, 24-06-2019 | 08:21 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com, Pemerintah mengurungkan rencana mengundang maskapai asing untuk masuk ke bisnis penerbangan rute domestik di Indonesia. Sebab, pemerintah ingin maskapai dalam negeri bisa melakukan efisiensi agar harga tiket rute domestik lebih murah.

Opsi masuknya maskapai asing dianggap sebagai solusi terakhir, seandainya maskapai dalam negeri tak kunjung bisa menurunkan harga tiket.

"Coba dulu dalam negeri apa yang bisa dilakukan. Kalau tidak bisa membuat situasi efisien, baru cari jalan lain (mengundang maskapai asing)," kata Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat ditemui di kantornya (21/6).

Darmin berharap rencana kebijakan penurunan harga tiket pesawat low cost carrier (LCC) domestik yang akan dikeluarkan pekan depan dapat disambut baik oleh maskapai. Pihaknya juga terbuka dengan berbagai usulan dari maskapai mengenai formulasi dasar penurunan harga tiket. Dengan begitu, maskapai dalam negeri tak perlu bersaing dengan maskapai asing.

Darmin bilang, kunci efisiensi itu ada baik dari dalam maskapai sendiri maupun dari mitra kerja maskapai. Dia mencontohkan, Garuda Indonesia harus memutar otak jika ingin melakukan efisiensi. Sebab, Garuda Indonesia banyak mempunyai rute jarak pendek.

Padahal, Garuda Indonesia bisa melakukan efisiensi jika mengakomodasi lebih banyak penerbangan jarak jauh. Sementara itu, Darmin melihat Lion Air juga pasti mempunyai cara agar bisa melakukan efisiensi, yang kemungkinan cara itu tidak bisa disamakan dengan Garuda Indonesia.

Biaya-biaya lain yang melibatkan pengelola bandara, Pertamina selaku penjual avtur dan negara selaku penerima pajak juga bisa ditekan. Hal itu yang membuat Darmin yakin Indonesia belum perlu mengundang maskapai asing untuk rute domestik.

"Artinya, jangan kalian mengharapkan persoalan ini dapat cepat selesai. Kami akan dorong efisiensi supaya masyarakat ada kesempatan mendapatkan pelayanan angkutan udara yang murah, itu saja dulu," lanjut mantan gubernur Bank Indonesia (BI) itu. (rin/tau/end)

Berita Terkait

Dua Maskapai LCC Turunkan Harga Tiket Pesawat

Darmin Tunggu Usulan Formulasi Dasar Penurunan Harga Tiket Pesawat
Berita Terpopuler
Terobos Lampu Merah, 2 Pelajar Terkapar Terlibat Kecelakaan
Peristiwa  4 jam

Tim Satgas Awasi 6 Orang Positif Covid 19 di Rumah Makan Rawon Nguling
Covid-19  7 jam

Dump Truk Bermutan Pasir Terlibat Kecelakaan, Sopir Terjepit
Peristiwa  7 jam

Karena Takut Covid 19, Seorang Ibu Melahirkan Bayinya di Kamar Mandi
Malang Raya  5 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber