Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Terjerat Kasus Narkoba, Seorang Tahanan Nikah di Polresta
Sabtu, 22-06-2019 | 13:27 wib
Oleh : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com, Seorang tahanan asal Kabupaten Jombang, terpaksa menikah di Mapolres Kediri Kota, karena terjerat kasus peredaran narkoba. Pernikahan berlangsung khidmad dengan disaksikan oleh Kasat Tahti dan pengawalan polisi.

Adalah Muhamad Husain Rofiudin, pemuda asal Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang, yang harus melangsungkan pernikahan dengan ayu malinda di Mako Polresta Kediri.

Dengan pengawalan polisi, prosesi ijab kabul berlangsung khidmad yang dipimpin oleh penghulu, dan disaksikan langsung kasat tahanan dan barang bukti (Kasat Tahti) serta keluarga kedua mempelai.

Menurut memepelai pria, Husain, perasaan sedih bercampur bahagia dirasakan usai melangsungkan janji suci pernikahan, perniakahan tetap dilangsungkan karena telah direncanakan sekitar 3 bulan lalu.

Secara khusus ia meminta maaf kepada sang istri karena harus berpisah sementara, hingga kasusnya tuntas.

Kasat Tahanan dan Barang Butki Mapolres Kediri Kota, Dodik Wargo, mengatakan, pengantin pria merupakan tersangka kasus peredaran narkotika jenis sabu pada 25 April lalu.

"Dimana, merupakan pengembangan kasus dari tiga tersangka lainnya yang lebih dulu diamankan polisi. Sebagai pelayan masyarakat, pihak polisi memberikan kesempatan kedua mempelai untuk menikah," kata Dodik Wargo.

Usai pernikahan, pengantin baru tersebut harus berpisah karena pengantin pria masih menjalani proses hukum atas kasusnya.

Diketahui, tersangka kasus peredaran narkotika tersebut masih dalam penanganan polisi, sambil menunggu persidangan. (yos)

Berita Terkait


Terjerat Kasus Narkoba, Seorang Tahanan Nikah di Polresta


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber