Berita Terbaru :
Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Lahan Tebu Gegerkan Warga
Seni Lukis Gentong Bekas Jadi Karya Bernilai Tinggi
Ruko Jual Aneka Kerupuk di Area Pasar Baru Ludes Terbakar, Petugas Butuh 3 Jam Padamkan Api
Bawaslu Temukan Oknum ASN Beri Dukungan, Unggah Gambar Salah Satu Paslon Di Medsos
Tim Cyber Polres Blitar Kota Patroli Dunia Maya Temukan Indikasi Kampanye Hitam
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Sutiaji: Tingkat Kedisiplinan Warga Untuk Pakai Masker Semakin Tinggi
   

Mendikbud Revisi Zona PPDB Jalur Prestasi Jadi 15 Persen
Pendidikan  Jum'at, 21-06-2019 | 16:40 wib
Reporter : Iman Pujiono
Jakarta pojokpitu.com, Carut marut sistem zonasi PPDB di Jawa Timur tentang evaluasi zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, akhirnya merevisi permendikbud nomor 51 tahun 2018 tentang PPDB, dengan poin perubahan pada memperluas jalur prestasi dari 5% menjadi 5-15%.

Evaluasi ini dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat dan arahan Presiden Joko Widodo, untuk merevisi permendikbud 51 itu, khususnya meningkatkan kuota prestasi.

Muhajir, mengatakan, revisi tersebut diputuskan setelah Kemdikbud menggelar rapat pimpinan. Dengan begitu, jalur zonasi yang semula 90% akan dikurangi untuk kemudian diperluas ke jalur prestasi hingga kuota maksimal 15%.

"Perubahan permendikbud nomor 51 tahun 2018 ini akan dijalankan mulai hari ini. Berarti, jalur zonasi bisa berada di kisaran 80%-85%, jalur prestasi 5%-15% dan jalur kepindahan orangtua, wali tetap 5%," kata Muhadjir Efendi.

Dikatakan Muhadjir, bagi daerah yang sudah menjalankan PPDB diharapkan untuk tidak mengubah skema baru dengan adanya revisi Permendikbud ini.

Pasalnya, revisi Permendikbud ini dilakukan untuk menyelesaikan masalah-masalah PPDB yang dihadapi oleh sebagian daerah yang belum tuntas. (yos)



Berita Terkait

30 Persen Pagu PPDB Tingkat SMP di Bangkalan Masih Kosong

DPRD Provinsi Jatim Sidak PPDB SMAN 1 Bojonegoro

Duh!! Petugas Pembuat Pin Salah Input Data PPDB

Penerimaan Siswa Baru, SMP Negeri 2 Rejotangan Hanya Mendapatkan 3 Calon Siswa
Berita Terpopuler
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  10 jam

Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Peristiwa  11 jam

Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Politik  8 jam

Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Peristiwa  9 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber