Berita Terbaru :
Microsoft Mulai Gantikan Tugas Jurnalis dengan Robot
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
   

Disebut Dalam Sidang Gugatan Pilpres, KPU Tuban Bantah Lakukan Penggelembungan Suara
Pantura  Kamis, 20-06-2019 | 14:00 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terus memantau secara langsung sidang gugatan hasil pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di Mahkamah Konstitusi (MK) melalui saluran televisi.

Dalam sidang gugatan tersebut, Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto, menyebut Kabupaten Tuban, menjadi salah satu daerah yang dituding melakukan penyusutan suara terhadap paslon 02 dan melakukan penggelembungan suara kepada paslon 01.

Menanggapi hal tersebut pihak KPU Tuban membantahnya. Pasalnya, semua saksi Pilpres, baik saksi dari kubu Jokowi-Maruf maupun kubu Prabowo-Sandi, mulai dari rekapitulasi di tingkat TPS hingga kabupaten, tidak melayangkan keberatan terkait hasil rekapitulasi. Selain itu, para saksi juga telah sudah membubuhkan tanda tangan dalam berita acara hasil rekapitulasi disemua tingkatan.

Meski demikian, pihak KPU Tuban diminta oleh KPU RI untuk terus siaga dan memantau sidang gugatan hasil pilpres di Mahkamah Konstitusi.

KPU kabupaten diminta siaga, jika sewaktu-waktu pihak KPU Tuban dimintai alat bukti maupun menjadi saksi oleh KPU RI, pihak KPU Tuban sewaktu-waktu siap dengan alat bukti yang telah disiapkan jauh hari.

H. Fathul Iksan, Ketua KPU Tuban, mengatakan, pihaknya juga telah mengirimkan alat bukti yang diminta kpu-ri pada 14 juni 2019 lalu, sebelum sidang pertama di NK digelar.

"Alat bukti yang dikirim tersebut berupa hardcopi rekapitulasi tingkat TPS hingga tingkat kabupaten," jelas Fathul Iksan.

Selain itu, seluruh dokumen hasil pemilu yang tersimpan di gudang KPU tuban, hingga kini juga masih tersimpan rapi dan dijaga oleh petugas kepolisian satu kali 24 jam.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto, mengklaim telah menemukan fakta penggerusan dan penggelembungan suara dalam pilpres 2019.

Melalui proses hitung tim IT internal BPN Prabowo-Sandi, sedikitnya ditemukan 2,5 juta lebih penggerusan suara terhadap paslon 02 dan sebaliknya ada sekitar 20 juta suara yang digelembungkan untuk paslon 01 Jokowi-Maruf Amin.

Propinsi Jawa Timur disebut-sebut dalam sidang gugatan hasil pilpres di MK, sebagai salah satu propinsi yang melakukan penggelembungan terbesar, yakni terdapat 10 kabupaten atau kota, salah satunya Kabupaten Tuban. (yos)

Berita Terkait

Disebut Dalam Sidang Gugatan Pilpres, KPU Tuban Bantah Lakukan Penggelembungan Suara
Berita Terpopuler
5 Jam Pencarian, Pemuda Penjaring Ikan Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
Peristiwa  4 jam

Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Metropolis  1 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber