Berita Terbaru :
Dampak Positif Covid, Merebaknya UMKM
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
Jaksa Agung Muda Pengawas Sidak Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Sidoarjo
Sempat Ditahan di Malaysia, 154 Orang Pekerja Imigran Indonesia Asal Madura Dideportasi
Tiga Bos Nasional Turun Tangan Selesaikan Konflik Klenteng Tuban
Warga Datangi Balai Desa Tuntut Penutupan Kandang Ayam
Tolak UU Omnibus Law, BEM Malang Raya Gelar Aksi Demo
Bencana Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah
Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Dinas Pendidikan Berlakukan Belajar Tatap Muka Tingkat SD-SMP Masuk Zona Hijau dan Kuning
Seorang Laki-Laki Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Persebaya Tagih Hak Komersial Rp 800 Juta Per Bulan ke PSSI
   

Gawat, Gadis Obesitas Kembali Dirawat di RSUD Sidoarjo
Kesehatan  Kamis, 20-06-2019 | 02:22 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Dari hasil pemeriksaan, Yunita mengalami pembekakan jantung, dan ada infeksi pada perutnya.
Sidoarjo pojokpitu.com, Gadis obesitas asal Sidoarjo yang memiliki berat badan hingga 142 kg, akhirnya dirawat di rumah sakit guna mendapatkan pengobatan.

Karena mengeluh sakit pada perutnya, Yunita Maulidia gadis obesitas akhirnya dirawat intensif di Ruang Mawar Kuning, RSUD Sidoarjo. Anak pasangan padi dan umiyatun warga Desa Grinting, Kecamatan Tulangan ini, mulai dirawat sejak Senin malam. Hingga saat ini kondisi Yunita hanya terbaring di ranjang rumah sakit.

Berat badan Yunita terus bertambah dan mengakibatkan tidak bisa berjalan. Dari hasil pemeriksaan, Yunita mengalami pembengkakan jantung akut, dan adanya infeksi jaringan ikat pada perut.

Menurut dr. Akhmad Fariz Nurdiansyah Sp. Pd,  dokter yang menangani Yunita, penyakit komplikasi disebabkan ada tekanan ke sejumlah pembuluh darah. karena lemak berlebihan pada badan Yunita.

Sejauh ini langkah pengobatan pada dua penyakit tersebut, dengan cara memberikan antibiotik untuk penyembuhan infeksi. Sedangkan untuk penyakit jantung, pihak rumah sakit sudah berkoordinasi dengan dokter spesialis jantung untuk menangani pembekakan. Sedangkan untuk kelebihan berat badan, pihak rumah sakit menerapi dengan diet makanan. 

Yunita Maulidia pada tahun 2016 lalu pernah dirawat di RSUD dr Sutomo Surabaya untuk menanggulangi obesitasnya. Saat berbobot 125 kg, dan berhasil diturunkan hingga 94 kg. Namun, kini berat badan Yunita kembali membengkak mencapai 142 kg hingga mengakibatkan tidak mampu berjalan. (pul)

Berita Terkait

Obesitas Perburuk Infeksi Covid-19, Ikuti 3 Cara Jaga Berat Badan

Masih Menjadi Ancaman, 1 Dari 4 Orang Indonesia Obesitas

Berita Duka, Yunita Gadis Obesitas Akhirnya Meninggal Dunia

Gawat, Gadis Obesitas Kembali Dirawat di RSUD Sidoarjo
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  10 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  8 jam

Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Peristiwa  5 jam

Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber