Berita Terbaru :
34 Persen Orang Tanpa Gejala Menjadi Pasien Positif Covid-19
BBTKLPP Surabaya Prediksi Akhir Juni 2020 Menjadi Puncak Covid-19 di Jatim
BIN Bantu Pemkot Surabaya Gelar Rapid Tes Massal
Ahli Komunikasi Ini Menganggap Persoalan PCR Hanya Miskomunikasi
Rapid Test dan APD Kabaharkam Polri Digunakan di RS Bhayangkara
New Normal Akan Diterapkan Saat Tahun Ajaran Baru
Pemkot Malang Tetapkan 13 Point Untuk New Normal Life
Warga Temboro Minta Kelonggaran Akses, Sementara Pemkab Tawarkan Kampung Tangguh
Nenek Berusia 100 Tahun Sembuh Dari Covid-19
Ditengah Pandemi Covid-19, Penjualan Tanah Kavling Turun Drastis
21 Pasien Covid 19 Asal Lumajang Dinyatakan Sembuh
Data Hari Ini Pasien Covid 19 Bertambah 557 Orang
Empat Pasien Reaktif Dijemput Jalani Isolasi
Hasil Rapidtest 815 Karyawan Pabrik Rokok Madiun Non Reaktif
Bupati Kunjungi 8 Orang Yang Dikarantina Karena Mudik
   

Pemilik Ladang Peragakan 21 Adegan Saat Habisi Nyawa Pencuri
Peristiwa  Selasa, 18-06-2019 | 21:15 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Pelaku memerankan 21 adegan menggambarkan saat menghabisi pencuri menggunakan sabit, dan menyeret jasad korban menggunakan sarung.
Malang pojokpitu.com, Kasus pembunuhan yang melibatkan pemilik ladang jagung dengan pencuri yang kerap mencuri saat hendak panen, melakukan rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan.

Tersangka Muhammad Saikhoni (39) warga Desa Pakiskembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang memperagakan rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan terhadap korban yang merupakan pencuri jagung diladangnya. Saikhoni pemilik ladang, namun jagungnya kerap hilang. Saking jengkelnya, saat kejadian dirinya menjaga sendiri ladang tersebut.

Saat tengah malam itu, terdapat 3 orang mendekat ke ladang Saikhoni. Ketiganya berusaha mencuri jagung yang ditanam. Sontak sang pemilik berusaha mencegah. Disitulah terjadi pengeroyokan antara pemilik ladang dengan 3 pencuri. Lantaran pemilik ladang menggunakan sabit, maka kedua pelaku memilih mundur dan kabur.

Sedangkan satu pelaku bernama Pardi, melanjutkan duel dengan pemilik lahan. Pardi tewas dengan leher penuh luka ditangan Saikhoni.

Dalam peragaan reka ulang tersebut, digambarkan jasad korban Pardi ditarik menggunakan sarung untuk disembunyikan. Pelaku Saikhoni  juga membakar pakaian yang dikanakannya lantaran bersimbah darah. Dengan cara mencuci dan membakar pakaian untuk menghilangkan jejak.

Keesokan harinya warga dibuat gempar dengan penemuan mayat disebuah ladang jagung. Unit Reskrim Polres Malang segera melakukan olah TKP dan dari keterangan saksi meringkus pelaku Saikhoni si pemilik ladang tersebut.

Menurut AKP Adrian Wimbarda, Kasatreskrim Polres Malang, rekonstruksi untuk melengkapi berkas perkara supaya bisa segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 338 KUHP subsider pasal 351 KUHP tentang pembunuhan dan atau penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal, ancamannya hingga 15 tahun kurungan penjara. (pul)

Berita Terkait

Rekontruksi Pembunuhan Ibu Kos, Tersangka Peragakan 62 Adegan

Rekontruksi Pembunuhan, Judul 13 Adegan Keponakan Bunuh Pamannya

Polisi Lakukan Rekontruksi Kasus Pembunuhan Terhadap Gadis Hamil

Pemilik Ladang Peragakan 21 Adegan Saat Habisi Nyawa Pencuri
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  11 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  20 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  18 jam

Pemprov Bantah Bantuan Mobil PCR Dari BNPB Khusus Kota Surabaya
Metropolis  9 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber