Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Pelaku memerankan 21 adegan menggambarkan saat menghabisi pencuri menggunakan sabit, dan menyeret jasad korban menggunakan sarung.
Pemilik Ladang Peragakan 21 Adegan Saat Habisi Nyawa Pencuri
Selasa, 18-06-2019 | 21:15 wib
Oleh : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Kasus pembunuhan yang melibatkan pemilik ladang jagung dengan pencuri yang kerap mencuri saat hendak panen, melakukan rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan.

Tersangka Muhammad Saikhoni (39) warga Desa Pakiskembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang memperagakan rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan terhadap korban yang merupakan pencuri jagung diladangnya. Saikhoni pemilik ladang, namun jagungnya kerap hilang. Saking jengkelnya, saat kejadian dirinya menjaga sendiri ladang tersebut.

Saat tengah malam itu, terdapat 3 orang mendekat ke ladang Saikhoni. Ketiganya berusaha mencuri jagung yang ditanam. Sontak sang pemilik berusaha mencegah. Disitulah terjadi pengeroyokan antara pemilik ladang dengan 3 pencuri. Lantaran pemilik ladang menggunakan sabit, maka kedua pelaku memilih mundur dan kabur.

Sedangkan satu pelaku bernama Pardi, melanjutkan duel dengan pemilik lahan. Pardi tewas dengan leher penuh luka ditangan Saikhoni.

Dalam peragaan reka ulang tersebut, digambarkan jasad korban Pardi ditarik menggunakan sarung untuk disembunyikan. Pelaku Saikhoni  juga membakar pakaian yang dikanakannya lantaran bersimbah darah. Dengan cara mencuci dan membakar pakaian untuk menghilangkan jejak.

Keesokan harinya warga dibuat gempar dengan penemuan mayat disebuah ladang jagung. Unit Reskrim Polres Malang segera melakukan olah TKP dan dari keterangan saksi meringkus pelaku Saikhoni si pemilik ladang tersebut.

Menurut AKP Adrian Wimbarda, Kasatreskrim Polres Malang, rekonstruksi untuk melengkapi berkas perkara supaya bisa segera dilimpahkan ke kejaksaan.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 338 KUHP subsider pasal 351 KUHP tentang pembunuhan dan atau penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal, ancamannya hingga 15 tahun kurungan penjara. (pul)

Berita Terkait


Pemilik Ladang Peragakan 21 Adegan Saat Habisi Nyawa Pencuri

Rekontruksi Pemubunuhan Mertua Di Nganjuk Disaksikan Ribuan Warga

Polisi Nganjuk Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Wanita di Sungai

Rekontruksi 2 Pelaku Pembunuhan Bos Bengkel Las


Rekontruksi Pemubunuhan Mertua Di Nganjuk Disaksikan Ribuan Warga

UPPA Polres Tulungagung Gelar Rekontruksi dan Pasang Garis Polisi di Lokasi Pencabulan

Sepasang Kekasih Pembawa Bayi dalam Jok Motor Jalani 17 Adegan Rekontruksi

Ungkap Misteri Kematian Politisi PPP di Ladang Tebu, Polisi Gelar Rekontruksi

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber