Berita Terbaru :
Polisi Pastikan Istri Meninggal Karena Dibunuh Suami
Saling Ejek, Dua Kakek Terlibat Duel, Satu Tewas Dibacok
Menuju New Normal , 12 Pasien Covid-19 Sembuh
DPRD Soroti Dana Covid Rp 192 M dan Gedung Karantina Rp 1 M yang Mangkrak Disorot DPRD
15 Warga Satu RW di Tulungagung Reaktif Rapid Tes
Haji 2020 Dibatalkan, Pedagang Oleh-Oleh Haji Rugi Hingga 75 Persen
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Sehari, Jumlah Terkonfirmasi 25 Orang, Total Mencapai 116 Orang Positif Corona, Sembuh 75 Orang
Covid 19 Tinggi, Pemkot Tutup Pintu Masuk Surabaya
4 Hari Dioperasikan, RS Darurat Pemprov Jatim Telah Melayani 31 Orang
DPRD : Jika Tak Kondusif, Sunday Market Harus Ditutup Kembali
Tren Kesembuhan di Jatim Naik Cukup Signifikan
Dana Untuk RW Diminta Sekdes, Puluhan Pemuda Semalam Luruk Kantor Desa
Kisah Pilu Penjual Tempe, Distigma Negatif Akibat Data Rapid Tes Bocor
Terkendala Konversi Mata Uang, Calon Jemaah Dihimbau Tak Tarik Setoran di BPKH
   

Tergelincir di Sungai Coban Glotak, Mahasiswi KKN Alami Memar
Peristiwa  Minggu, 16-06-2019 | 03:14 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Seorang mahasiswi yang tengah menjalani kuliah kerja nyata (KKN) di Desa Bedalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang mengalami luka memar pada kakinya akibat tergelincir saat meloncat di sungai kawasan wisata Coban Glotak. Tim evakuasi dari SAR dan PMI Kabupaten Malang sempat membawa korban ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis.

Salah satu peserta KKN dari Universitas Negeri Malang mengalami luka memar akibat tergelincir dibatu yang licin saat melompat menyeberang di sungai kawasan Air Terjun Coban Glotak, Kecamatan Wagir.

Korban yang tengah KKN di desa Bedalisodo, sengaja mendatangi wisata Coban Glotak untuk membuat film dokumenter. Sulitnya medan sempat membuat tergelincir saat melompat.

Kaki korban yang bernama Angelita (21) warga Jakarta ini, tersangkut pada batu yang berada di sungai tersebut, mengakibatkan korban terjatuh dalam kondisi kaki terkilir.

Tim SAR Polhut yang mengetahui kejadian tersebut langsung menghubungi PMI Kabupaten Malang guna membantu mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan.

Diketahui, bahwa wisata Air Terjun Coban Glotak yang merupakan kawasan hutan milik Perhutani, kerap memakan korban, baik kondisi hidup maupun meninggal, akibat tertimpa pohon tumbang maupun terpeleset dan membentur bebatuan.

Meskipun tempat wisata yang berada di lereng Gunung Kawi ini menarik , namun keamanan yang kurang memadai juga patut diperhatikan pihak pengelola wisata tersebut.

Dalam jalur pengevakuasian korban juga terlihat terjal, hingga petugas harus menggunakan tali tampar yang dipegang beberapa petugas untuk bisa menaikkan korban ke dataran.

Diharapkan, para wisatawan maupun mahasiswa yang tengah KKN di desa dekat lokasi tersebut, tetap waspada dan tidak melakukan aktifitas yang bisa membahayakan dirinya sendiri.(end)




Berita Terkait

Tergelincir di Sungai Coban Glotak, Mahasiswi KKN Alami Memar
Berita Terpopuler
Cegah Klaster Baru, Ribuan Nelayan dan ABK Jalani Rapid Tes
Peristiwa  3 jam

Sedikitnya 3 Wisata Kota Batu Akan Dibuka
Mlaku - Mlaku  16 jam

Belajar di Rumah Hingga Batas Waktu Tak Tertentu
Pendidikan  13 jam

Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber