Berita Terbaru :
21 Pasien Covid 19 Asal Lumajang Dinyatakan Sembuh
Data Hari Ini Pasien Covid 19 Bertambah 557 Orang
Empat Pasien Reaktif Dijemput Jalani Isolasi
Hasil Rapidtest 815 Karyawan Pabrik Rokok Madiun Non Reaktif
Bupati Kunjungi 8 Orang Yang Dikarantina Karena Mudik
Ratusan Pedagang di 3 Pasar Bojonegoro Ikut Rapid Test
Tambang Batu Kapur Runtuh, Alat Tambang Rusak Tertimbun
Optimalkan Laboratorium, Surabaya Tak Perlu Mobil Tes PCR
Kasus Covid 19 di Jatim Capai 4.409 Orang
PMI Kirim Bantuan Ventilator ke RS Muhammadiyah Lumajang
Manfaatkan Mobile PCR, Ratusan Petugas Medis dan Masyarakat Tulungagung Diuji Swab
Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Memang, Test PCR Lebih Akurat Dibandingkan Rapid Test
Pemprov Bantah Bantuan Mobil PCR Dari BNPB Khusus Kota Surabaya
Penyakit GERD Sering Muncul Setelah Lebaran, Apa Penyebabnya?
   

Lebaran Tahun Ini, Angka Kecelakaan Menurun
Pantura  Sabtu, 15-06-2019 | 23:21 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Kepolisian Resort Jombang mencatat selama operasi ketupat 2019, angka kasus kecelakaan turun dibanding operasi yang sama tahun lalu. Termasuk jumlah korban meninggal akibat kecelakaan juga mengalami penurunan dari 9 korban menjadi 3 korban meninggal dunia.

Data kecelakaan yang dicatat oleh Satuan Lalulintas Polres Jombang selama operasi ketupat 2019 turun. Operasi yang dimulai  tujuh hari sebelum Lebaran hingga tanggal 10 Juni 2019 menunjukan angka penurunan sebesar 38 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 
 
Meski terjadi penurunan angka kecelakaan dan angka kematian, namun angka korban luka berat meningkat. Lebaran tahun lalu, tidak ada korban luka berat. Tahun ini terdapat dua korban luka berat. Kenaikan juga terjadi pada korban luka ringan, dari 19 korban menjadi 31 korban.
 
Iptu Sulaiman, Kanit Laka Polres Jombang mengatakan lebaran tahun lalu, tercatat angka kasus kecelakaan sebanyak 19 dengan 9 orang meninggal dunia. Sedangkan tahun 2019 ini hanya 13 kasus dengan tiga orang meninggal.

"Penyebab penurunan karena tingkat kesadaran masyarakat meningkat seiring dengan pola sosialisasi polisi pada pengguna jalan agar lebih hati-hati dan waspada," ujar Iptu Sulaiman, Kanit Laka Polres Jombang.
 
Diharapkan arus mudik dan balik tahun depan bisa lebih baik. Partisipasi dan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas juga diharapkan meningkat. Sehingga jumlah angka laka lantas bisa ditekan lagi semaksimal mungkin.(end)

Berita Terkait

Seorang Pekerja Tewas Tersengat Listrik

Tersengat Saat Perbaiki Aliran Listrik, Jhoni Tewas Tergelantung

Cegah Kecelakaan, Pemkot Madiun Pangkas Puluhan Pohon

Kecelakaan Kerja, TKI Kesulitan Bayar Rumah Sakit
Berita Terpopuler
Golkar Ingatkan Walikota Surabaya Jangan Cari Sensasi di Tengah Pandemi Covid-19...selanjutnya
Metropolis  7 jam

19 Kampung Tangguh Covid-19 Diresmikan Bertahap di Tulungagung
Peristiwa  16 jam

Keberadaan Kandang Dinilai Ganggu Wisata Monumen Kresek
Peristiwa  14 jam

Doni Monardo : Mobil PCR Untuk Provinsi Jatim, Namun Khusus Untuk Kota Surabaya
Politik  4 jam



Cuplikan Berita
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Lumajang
Pojok Pitu

Puluhan Rumah Warga Pantai Sine Terendam Banjir Rob
Pojok Pitu

Banjir Terjang 5 Kecamatan di Tengah Pandemi Covid-19
Jatim Awan

Dua Truk Pasir Terseret Lahar Dingin Semeru
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber