Berita Terbaru :
Blitar Diguncang Gempa 5.3 Skala Richter
Konvesi PSI: Bacalon Wali Kota Surabaya Berdebat Seru soal Pasar Turi hingga PHK Massal
BPCB Jatim Mulai Uji Coba Eskavasi Situs Kumitir Jatirejo
Polisi Tangkap Pencuri Motor Lengkap Dengan 7 Hasil Curian
Inspektorat Terjunkan 4 Tim Kejar Kutu Dalam Program BPNT
Pasukan Garuda Indonesia Mampu Akhiri Peperangan Antar Suku di Kongo
Lima Bulan Terakhir Jumlah Penderita HIV/Aids Bojonegoro Mencapai 39 Orang
TMMD Tulungagung Terapkan Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi Covid-19
Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covid-19
   

Operasi Ketupat Semeru, Angka Laka Lantas dan Kejahatan Menurun Drastis
Peristiwa  Sabtu, 15-06-2019 | 22:13 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Selama pelaksanaan operasi Ketupat Semeru 2019 yang dilaksanakan selama 13 hari, Polres Malang dinilai berhasil dalam menciptakan suasana nyaman dan aman bagi pemudik, serta mencegah adanya kejahatan jalanan yang tinggi. Terbukti angka laka lantas menurun hingga 85 persen dan angka kejahatan menurun hingga 65 persen.

Apel konsolidasi operasi Ketupat Semeru 2019 yang dilaksanakan di halaman Satya Haprabu Mapolres Malang dengan melibatkan pasukan yang terlibat dalam operasi ketupat.

"Dalam pelaksanaan selama 13 hari yang dimulai sejak 29 Mei hingga 10 Juni, untuk titik-titik kemacetan maupun rawan laka lantas dapat diantisipasi dalam mencegah kemacetan maupun laka lantas," kata AKBP Yade Setiawan Ujung, Kapolres Malang.
 
"Selama pelaksanaan arus mudik maupun balik, terjadi penurunan angka kecelakaan hingga 85 persen, dengan hanya ada satu korban meninggal dan 2 orang luka ringan," tambahnya.

Sementara itu, untuk pelanggaran pengendara yang tidak memiliki surat berkendara juga mengalami penurunan signifikan hingga 98 persen banyaknya.

"Untuk kasus kejahatan jalanan menurun drastis hingga 65 persen dibanding 2018 silam, dan hanya didominasi kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) saja," katanya lagi.

AKBP Ujung menambahkan, dalam pelaksanaan operasi ketupat pada tahun 2020, diharapkan mampu lebih menekan angka laka lantas dan kejahatan jalanan hingga hanya angka persen yang terkecil.

Tentunya, keberhasilan pengaturan arus lalin dan berkurangnya angka kejahatan, juga dibantu stake holder dan kemacetan masih terlihat di perempatan Talangagung dan exit Tol Karanglo, Singosari saja.(end)





Berita Terkait

Operasi Ketupat Semeru, Angka Laka Lantas dan Kejahatan Menurun Drastis
Berita Terpopuler
Tradisi Nyadar, Ritual Penghormatan Petani Garam Digelar di Tengah Pandemi Covi...selanjutnya
Life Style  11 jam

BMKG Instal Alat WRS Untuk Pemantauan Gempa Bumi atau Tsunami
Peristiwa  10 jam

Menkes Serahkan Santunan Rp 300 Juta Kepada Nakes Gugur Covid 19
Kesehatan  9 jam

Inovasi Batako Berbahan Dasar Abu Sisa Pembakaran Sampah
Teknologi  8 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber