Berita Terbaru :
Penjual Mercon Renteng Diamankan Saat Antar Barang
Tanpa Surat Sehat, Anies Pastikan Masyarakat Tidak Bisa Masuk Jakarta
Daging Ayam dan Sapi di Pacitan Sepi Pembeli
Ini Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja
Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Sebanyak 397 Warga Binaan Lapas Wanita Mendapat Remisi Idul Fitri
Pasokan Sepi, Harga Janur Kuning Kian Meroket di Lumajang
Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
   

Usai Ramadhan dan Lebaran, Sampah di TPA Capai 65 Toh Sehari
Tapal Kuda Dan Madura  Sabtu, 15-06-2019 | 02:10 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Masalah klasik selalu timbul pasca ramadhan dan lebaran, salah satunya jumlah sampah. Khususnya sampah rumah tangga dan sampah restauran atau rumah makan.

Usai lebaran ini, jumlah sampah di Kota Probolinggo jumlahnya mengalami peningkatan luar biasa. Setiap harinya sampah yang terkumpul di tempat pembuangan akhir sampah mencapai 65 ton.

Pada bulan-bulan sebelumnya, jumlah sampah yang terkumpul setiap harinya dikisaran 54 ton atau naik 11 persen. Diprediksi tahun-tahun berikutnya jumlahnya terus bertambah.

Di tempat pembuangan akhir sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo, gunungan sampah mencapai ketinggian 25 meter, kondisi ini sudah melebihi kapasitas.
Sampah yang sulit terurai seperti plastik mendominasi gunungan sampah ini. Petugas sendiri terus memilih jenis sampah yang didaur ulang menjadi kompos atau dijadikan daur ulang plastik.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo, Budi Krisyanto, pada libur lebaran ini, sampah yang datang di TPA setiap harinya rata-rata mencapai 65 ton.

"Untuk TPA unit satu, yang terletak di jalan anggrek kota probolinggo kondisinya sudah over kapasitas. Pada akhir tahun 2019 akan dikaji untuk dilakukan penutupan," jelas Budi Krisyanto.

Pemerintah berharap, warga bisa mengolah dan memilah sampah, mana yang bisa didaur ulang mana juga yang dibuang ditempat sampah.

Pada tahun 2020 nanti pemerintah menganggarkan Rp 4,5 milyar untuk membangun tpa dengan luas sekitar 4000 meter persegi. (yos)

Berita Terkait

Selama Pandemi Covid-19, Volume Sampah Turun 20 Persen

Warga Magetan Tukar Sampah Plastik Dengan Sembako

Sampah Menumpuk di Pintu Bendungan Sungai Bengawan Solo

Jengkel Orang Buang Sampah Sembarangan, Tepian Jalan Dibangun Makam
Berita Terpopuler
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
Peristiwa  12 jam

Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Peristiwa  7 jam

Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Politik  10 jam

Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Malang Raya  11 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber