Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Polisi Perpanjang Masa Penahanan Pemutilasi Budi Hartanto
Jum'at, 14-06-2019 | 18:30 wib
Oleh : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com, Kasus pembunuhan dan mutilasi Budi Hartanto, masih terus berjalan. Akhir Ramadan kemarin, polisi kembali memperpanjang masa penahanan kedua pelaku. Alasannya, polisi masih perlu melengkapi bukti bukti baru serta keterangan saksi. Kuasa hukum pelaku menyebut adanya kemungkinan tersangka baru, berdasarkan hasil rekonstruksi yang digelar, akhir April lalu.

Perkembangan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Budi Hartanto, seorang guru honorer di Kota Kediri ini disampaikan oleh koordinator tim kuasa hukum kedua pelaku, Taufik Dwi Kusuma.

Menurutnya, akhir Ramadan kemarin, polisi telah memperpanjang masa penahanan Aris dan Aziz ke - 20 hari kedua. "Ini karena polisi masih perlu melengkapi bukti bukti baru serta menggali keterangan saksi terkait kemungkinan adanya tersangka baru berdasarkan hasil rekonstruksi akhir April lalu,"  kata Taufik Dwi Kusuma , koordinator tim kuasa hukum pemutilasi Budi Hartanto.

Dalam rekonstruksi di sejumlah lokasi berbeda itu, diketahui adanya keterlibatan saudara salah satu pelaku dengan cara turut menyembunyikan sepeda motor milik korban.

Namun, lebih lanjut menurut Taufik, pria tersebut dalam melakukan upaya penyembunyian barang bukti tersebut tidaklah dilakukan secara langsung, melainkan perintah dari sang saudara, sehingga ia takut dan melakukan hal tersebut. Untuk itu, ia berharap ada kebijaksanaan dari pihak kepolisian untuk mempertimbangkan keikutsertaan saudara tersangka itu.

Sementara itu, terkait penerapan pasal, pelaku hanya disangkakan pasal mengenai pembunuhan tanpa direncanakan. Menurutnya, tidak ada hal dalam rekonstruksi waktu yang menerangkan adanya pembunuhan berencana tersebut.

Sebelumnya, seorang guru honorer ditemukan tewas dengan salah satu bagian tubuh yang hilang di dalam koper hitam di bawah Jembatan Udanawu Blitar. Beberapa hari kemudian polisi menangkap dua pelaku, masing - masing Aris dan Aziz .(end)

Berita Terkait


Ada 38 Adegan Dalam Reka Ulang Kasus Mutilasi

Polisi Perpanjang Masa Penahanan Pemutilasi Budi Hartanto

Sugeng Kecewa Tidak Bisa Melampiaskan Birahinya

Kasus Mutilasi di Malang, Ternyata Korban Dibunuh Dengan Gunting


Kemungkinan Besar Sugeng Pelaku Mutilasi Mengidap Gangguan Kejiwaan

Pelaku Mutilasi Mengaku Baru Sehari Kenal Korban, Korban Mengeluh Sakit

Dalam Waktu 24 Jam Polisi Berhasil Amankan Terduga Pelaku Mutilasi

Inilah Sketsa Wajah Korban Mutilasi di Pasar Besar Malang, Ada Yang Kenal ?

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber