Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Sidang Lanjutan Ujaran Kebencian Gus Nur, Jaksa Hadirkan Empat Saksi
Kamis, 13-06-2019 | 19:55 wib
Oleh : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Sugik Nur Raharja alias Gus Nur menjalani sidang kedua kasus pencemaran nama baik di media sosial di Pengadilan Negeri Surabaya. Agenda sidang kali ini mendengarkan kesaksian dari pihak pelapor. Ada empat orang saksi yang dihadirkan oleh jaksa dalam persidangan.

Terdakwa pencemaran nama baik di media sosial, Sugik Nur Raharja alias Gus Nur kembali menjalani sidang lanjutan kedua di ruang cakra, Pengadilan Negeri Surabaya siang ini. Sidang kali ini dengan agenda mendengarkan kesaksian dari pihak pelapor, Mohammad Maruf. Sugi Nur Raharja tampak didampingi tujuh pengacara, sedangkan pihak penuntut umum ada empat orang.

Dalam sidang ini, tim jaksa menghadirkan empat orang saksi di dalam persidangan hari ini. Saksi menjelaskan, terkait awal permasalahan hingga melaporkan Sugik Nur Raharja ke Ditreskrimsus Polda Jatim. Menurut mereka, terdakwa telah mengucapkan kalimat tak pantas untuk generasi muda NU di video vlognya yang diunggah di yotube.

Meski Sugik Nur Raharja mengakui bahwa video vlog itu benar miliknya, namun dirinya membantah mencemarkan nama baik generas muda NU secara langsung. Melainkan luapan kekesalannya pada akun generasi muda NU di media sosial yang menuduhnya sebagai ustad radikal.

Terdakwa Sugik Nur Raharja dilaporkan oleh perwakilan generasi muda NU di Ditreskrimsus Polda Jatim pada bulan September 2018 lalu terkait pencemaran nama baik. Polisi pun menetapkan sebagai tersangka dengan dijerat pasal 27 ayat 3 UU ITE. Sidang lanjutan akan kembali digelar pada Kamis pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi fakta di Pengadilan Negeri Surabaya.(end)





Berita Terkait


Banser dan FPI Nyaris Ricuh Saat Sidang Ujaran Kebencian Gus Nur

Sidang Lanjutan Ujaran Kebencian Gus Nur, Jaksa Hadirkan Empat Saksi

Oknum Pesilat Sebar Ujaran Kebencian Diduga Untuk Adu Domba Di Media Sosial

Ustadz Asal Pasuruan Dilaporkan Polres Malang Setelah Menghina Banser


Dua Orang Dalam Video Viral Ujaran Kebencian di Media Sosial Diperiksa Polisi

Polresta Sidoarjo Waspadai Kampanye SARA dan Ujaran Kebencian Picu Kericuhan

Hakim PN Jakarta Selatan Vonis Ahmad Dhani 1,5 Tahun Terkait Ujaran Kebencian

Oknum Pesilat Sebar Ujaran Kebencian Diduga Untuk Adu Domba Di Media Sosial

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber