Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Warga Laporkan Dugaan Pelanggaran Pemilu Pembukaan Segel Kotak Suara
Kamis, 13-06-2019 | 12:31 wib
Oleh : Unggul Dwi Cahyono, Benny Kurniawan
Kediri pojokpitu.com, Seorang warga di Kabupaten Kediri melaporkan dugaan pelanggaran pemilu 2019 ke kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat. Dalam laporan tersebut disertai bukti rekaman dan foto pembukaan segel kotak suara pilpres dan formulir C 1 pada tengah malam sehari , pasca pencoblosan.

Didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Al- Faruq, Mohammad Karim Amirulloh, warga Kecamatan Pare Kabupaten Kediri datang ke kantor Bawaslu Kabupaten Kediri.

Mereka melaporkan para penyelenggara dan pengawas pemilu di wilayah Kecamatan Badas, dalam kasus dugaan pembukaan segel kotak suara pilpres.

Mohammad Karim Amirulloh, mengatakan, kejadian tersebut berlangsung tanggal 18 April 2019 atau pasca pencoblosan di Balai Desa Sekoto dan Desa Badas.

"Sekitar pukul 01.00 Wib, ada pemindahan kotak suara dari TPS ke desa untuk ditampung sebelum proses rekapitulasi tingkat kecamatan," kata Mohammad Karim Amirulloh.

Tetapi, pada tengah malam itu diduga ada pembukaan segel kotak suara Pilpres dan sampul C 1 oleh penyelenggara ditingkat PPS, dengan maksud dilakukan pencocokan jumlah antara surat suara sah dan surat suara tidak sah, surat suara tidak terpakai dan surat suara rusak. "Pembukaan segel kotak suara tersebut tanpa diketahui saksi, serta terjadi dugaan pergantian C 1 plano," kata Karim.

Menurut pelapor tindakan tersebut bertentangan dengan undang-undang pemilu nomor 7 tahun 2007 tentang pelanggaran pidana pemilu. "Kita juga menyertakan bukti berupa rekaman hp untuk pps desa sekoto dan foto untuk pps badas sebagai bahan pendukung ke Bawaslu," ucap Karim Amirulloh.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri, Saidatul Ummah, mengaku, telah menerima laporan tersebut. "Selanjutnya, Bawaslu akan melakukan telaah melalui sejumlah tahapan dan hasilnya akan segera disampaikan," kata Saidatul Ummah.

Pelapor mendesak Bawaslu Kabupaten Kediri, segera memproses laporannya dengan serius. Mereka mengancam akan menempuh upaya lanjutan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), apabila bawaslu terbukti sengaja mengulur waktu, karena menjadi salah satu pihak terlapor dalam kasus tersebut. (yos)





Berita Terkait


Warga Laporkan Dugaan Pelanggaran Pemilu Pembukaan Segel Kotak Suara


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber