Berita Terbaru :
Pastikan Beras BPNT Layak Konsumsi Sebelum Didistribusikan
Tambahan 9, Total 120 Pasien Covid-19 Sembuh
Dijemput Mobil, Anak-Anak Belajar di Kantor Kecamatan
Ribuan Santri Dan Buruh Demo Tolak RUU HIP
Dilaporkan Warga, Polusi PT Berdikari Jaya Bersama (BJB) Ternyata Hasil 3 Laboratorium Masih Ambang Batas
Seribu Bendera Dikibarkan Serentak Warga Desa Mulyorejo
Anak Sangat Usil, Perlukah Ada Reward dan Punishment ?
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Petani pasuruan ini Sulap Kebunnya Jadi Wisata Petik Apel
Yayasan Harfin Gosari gelar Shalat Idul Adha dan Bagikan 5 Ton Daging Kurban
Atlet Paralayang Terbang di Atas Gunung Blego
Jumlah Pekerja Positif Covid Pabrik Salem Terus Meningkat
Terapkan Protokol Kesehatan, Gereja Katolik Tulungagung Mulai Gelar Misa Tatap Muka
Nadim Perbolehkan Dana BOS Untuk Beli Kuota Internet
Berbagi bersama Anak Yatim oleh Perusahaan Properti
   

Tradisi Praonan, Berperahu ke Tengah Lautan di Hari Lebaran Ketupat
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 12-06-2019 | 20:40 wib
Reporter : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Tradisi praonan atau berperahu ke tengah lautan digelar oleh nelayan di pesisir pantai Pasuruan, setiap tahun tepat perayaan lebaran hari ketujuh atau lebaran ketupat.

Dalam tradisi praonan ini, para nelayan menyediakan perahu mereka untuk digunakan oleh pengunjung yang rata-rata datang dari luar Kota Pasuruan, seperti dari Winongan, Grati hingga dari Purwosari, yang sengaja datang untuk mengikuti tradisi praonan ini.
Dalam sekali naik perahu, nelayan memberikan tarif Rp 10 ribu bagi pengunjung yang sudah dewasa dan lima ribu rupiah untuk anak-anak.

Salah satu pengunjung yang berasal dari Purwosari, Vella Putri Amelia, yang datang bersama rombongan teman-temannya,mengaku senang setelah mengikuti praonan di tengah laut.
Selain mendapatkan pengalaman naik perahu, dirinya juga senang dapat melihat ikan hiu tutul yang tiba-tiba muncul di tengah laut.

Sementara salah satu nelayan pemilik perahu, Muhamad Subkhan, mengaku tradisi praonan ini menjadi berkah bagi para nelayan. Karena dalam satu hari saja, mereka dapat memperoleh pendapatan hingga dua juta rupiah, dari jasa menyewakan perahu untuk para pengunjung yang ingin berperahu ke tengah laut. (yos)





Berita Terkait

Wisata Lebaran Ketupat Sepanjang 2 Kilometer

Gebyar Ketupat Trenggalek Berlangsung Meriah

Tradisi Praonan, Berperahu ke Tengah Lautan di Hari Lebaran Ketupat

Ribuan Warga Berebut Tumpeng Ketupat Raksasa di Trenggalek
Berita Terpopuler
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Peristiwa  3 jam

Nadim Perbolehkan Dana BOS Untuk Beli Kuota Internet
Pendidikan  4 jam

Yayasan Harfin Gosari gelar Shalat Idul Adha dan Bagikan 5 Ton Daging Kurban
Metropolis  3 jam

Berbagi bersama Anak Yatim oleh Perusahaan Properti
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber