Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Info Lebaran 

Tradisi Praonan, Berperahu ke Tengah Lautan di Hari Lebaran Ketupat
Rabu, 12-06-2019 | 20:40 wib
Oleh : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Tradisi praonan atau berperahu ke tengah lautan digelar oleh nelayan di pesisir pantai Pasuruan, setiap tahun tepat perayaan lebaran hari ketujuh atau lebaran ketupat.

Dalam tradisi praonan ini, para nelayan menyediakan perahu mereka untuk digunakan oleh pengunjung yang rata-rata datang dari luar Kota Pasuruan, seperti dari Winongan, Grati hingga dari Purwosari, yang sengaja datang untuk mengikuti tradisi praonan ini.
Dalam sekali naik perahu, nelayan memberikan tarif Rp 10 ribu bagi pengunjung yang sudah dewasa dan lima ribu rupiah untuk anak-anak.

Salah satu pengunjung yang berasal dari Purwosari, Vella Putri Amelia, yang datang bersama rombongan teman-temannya,mengaku senang setelah mengikuti praonan di tengah laut.
Selain mendapatkan pengalaman naik perahu, dirinya juga senang dapat melihat ikan hiu tutul yang tiba-tiba muncul di tengah laut.

Sementara salah satu nelayan pemilik perahu, Muhamad Subkhan, mengaku tradisi praonan ini menjadi berkah bagi para nelayan. Karena dalam satu hari saja, mereka dapat memperoleh pendapatan hingga dua juta rupiah, dari jasa menyewakan perahu untuk para pengunjung yang ingin berperahu ke tengah laut. (yos)





Berita Terkait


Wisata Lebaran Ketupat Sepanjang 2 Kilometer

Gebyar Ketupat Trenggalek Berlangsung Meriah

Tradisi Praonan, Berperahu ke Tengah Lautan di Hari Lebaran Ketupat

Ribuan Warga Berebut Tumpeng Ketupat Raksasa di Trenggalek


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber