Berita Terbaru :
Pemkot Surabaya Pastikan 1 Karyawan PDAM Surabaya Meninggal Terpapar covid 19
Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Terapi Plasma Konvaselen Diklaim Mampu Sembuhkan Pasien Positif Covid 19
New Normal: Cabor Basket dan Sepak Bola Disarankan Jangan Latihan Seperti Biasa
9 Hari, 8 Ribu Warga Dirapid Test, 1300 Orang Reaktif
Terealisasi 12 M, Pemkab Madiun Refocussing Anggaran Ratusan Milyar
Pulang Dari Surabaya, Karyawan Kedai Bakso Terkonfirmasi Positif Corona
Terseret Banjir Korban Ditemukan Nelayan di Tengah Laut Kondisi Membusuk
DPRD Bojonegoro Tetapkan 5 Raperda
Jelang New Normal, ASN Mulai Masuk Kantor
Perawat RSAL Ramelan Meninggal Akibat Positif Covid 19
Pemkab Gratiskan Rapid Test Santri yang Datang ke Ponpes
Pemkab Luncurkan Aplikasi Sibantu Guna Pantau Bantuan Covid-19
Ribuan Ikan Mati Mabuk di Waduk Sier
Enam Warga Korban Prona Lapor Polisi Nganjuk
   

Tradisi Praonan, Berperahu ke Tengah Lautan di Hari Lebaran Ketupat
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 12-06-2019 | 20:40 wib
Reporter : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Tradisi praonan atau berperahu ke tengah lautan digelar oleh nelayan di pesisir pantai Pasuruan, setiap tahun tepat perayaan lebaran hari ketujuh atau lebaran ketupat.

Dalam tradisi praonan ini, para nelayan menyediakan perahu mereka untuk digunakan oleh pengunjung yang rata-rata datang dari luar Kota Pasuruan, seperti dari Winongan, Grati hingga dari Purwosari, yang sengaja datang untuk mengikuti tradisi praonan ini.
Dalam sekali naik perahu, nelayan memberikan tarif Rp 10 ribu bagi pengunjung yang sudah dewasa dan lima ribu rupiah untuk anak-anak.

Salah satu pengunjung yang berasal dari Purwosari, Vella Putri Amelia, yang datang bersama rombongan teman-temannya,mengaku senang setelah mengikuti praonan di tengah laut.
Selain mendapatkan pengalaman naik perahu, dirinya juga senang dapat melihat ikan hiu tutul yang tiba-tiba muncul di tengah laut.

Sementara salah satu nelayan pemilik perahu, Muhamad Subkhan, mengaku tradisi praonan ini menjadi berkah bagi para nelayan. Karena dalam satu hari saja, mereka dapat memperoleh pendapatan hingga dua juta rupiah, dari jasa menyewakan perahu untuk para pengunjung yang ingin berperahu ke tengah laut. (yos)





Berita Terkait

Wisata Lebaran Ketupat Sepanjang 2 Kilometer

Gebyar Ketupat Trenggalek Berlangsung Meriah

Tradisi Praonan, Berperahu ke Tengah Lautan di Hari Lebaran Ketupat

Ribuan Warga Berebut Tumpeng Ketupat Raksasa di Trenggalek
Berita Terpopuler
Maling di RSUD Sayidiman Diringkus Polisi
Peristiwa  15 jam

Jenazah Korban Ditemukan Dibawah Tumpukan Jerami Kandang Sapi
Peristiwa  25 menit

Kekurangan Anggaran Pelaksanaan Pilkada Bisa Dicover Dari BTT
Pilkada  17 jam

Polwan Polres Lamongan Sosialisasikan New Normal di Beberapa Warkop
Peristiwa  16 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber